Breaking News:

Kasus Corona di Lampung Tengah

Tenaga Pengajar di Lampung Tengah Terkonfirmasi Covid-19, Disdik Serahkan Rekomendasi PTM ke Satgas

Disdikbud Lampung Tengah akan menyerahkan keputusan terkait proses pembelajaran tatap muka PTM.

Dokumentasi
Kabiddikdas Disdikbud Lampung Tengah Nur Rohman (kiri). Tenaga Pengajar di Lampung Tengah Terkonfirmasi Covid-19, Disdik Serahkan Rekomendasi PTM ke Satgas 

Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah akan menyerahkan keputusan terkait proses pembelajaran tatap muka (PTM) ke Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di kabupaten itu.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabiddikdas) Nur Rohman mengatakan, terkait kesiapan PTM yang diagendakan digelar di awal Februari mendatang, pihaknya menemukan kendala di lapangan.

"Kami mendapatkan laporan ada dua pengajar di salah satu SMP di Kecamatan Kalirejo yang terkonfirmasi Covid-19, saat ini sudah mendapatkan penanganan dari Satgas Covid-19," terang Nur Rohman, Rabu (20/1/2021).

Ditambahkan Nur Rohman, mendapatkan laporan dari Satgas Covid-19, pihaknya langsung mengintruksikan kepada sekolah yang bersangkutan untuk memberhentikan proses belajar mengajar siswa dan guru.

"Yang menjadi prioritas kami adalah keselamatan siswa dan guru, tidak hanya sekedar menyelenggarakan PTM. Kami masih menunggu rekomendasi Satgas kabupaten apakah bisa dilaksanakan atau tidak PTM Februari mendatang," tandasnya.

Setelah mendapat informasi tenaga pengajar yang terkonfirmasi Covid-19 di Kalirejo, Diskes dan Satgas juga telah melakukan tracking kepada orang-orang yang berkontak langsung dengan kedua pengajar tersebut.

Terkait PTM, Kepala SMPN 2 Kotagajah, Sukarna menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan edaran terkait PTM kepada wali murid, siswa dan guru, hasilnya mayoritas dari ketiganya menginginkan supaya PTM bisa digelar.

"Pada awal Januari 2021, saya pernah membuat surat edaran terkait PTM, sebanyak 85 persen baik walimurid, siswa dan guru berharap supaya PTM bisa segera digelar," kata Sukarna.

Namun begitu, surat edaran tersebut kembali ia cabut karena kondisi penyebaran Covid-19 di Lamteng sempat kembali melonjak dan Disdiskbud Lamteng pun membuat edaran penundaan PTM.

(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved