Breaking News:

Way Kanan

Aniaya Istri saat Berada di Rumah Kepala Kampung, Suami Melawan saat Diringkus Polisi

Pelaku juga diduga ingin melukai anaknya, sehingga korban tidak mau untuk diajak tersangka pulang.

tribun lampung / IST
HY tersangka KDRT di Way Kanan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Satreskrim Polres Way Kanan Lampung mengungkap pelaku yang diduga melakukan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) di Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan, Kamis (21/1/2021).

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim IPTU Des Herison Syafutra menjelaskan kronologi kejadian terjadi pada hari Kamis tanggal 07 November 2019 sekitar pukul 17.00 Wib, pada saat korban Y (istri tersangka) sedang berada di rumah Kepala Kampung.

Sementara, tiba - tiba datang tersangka inisial HY (45) yang juga suami korban untuk mengajak korban pulang ke rumahnya.

Dikarenakan korban masih merasa takut terhadap tersangka, atas peristiwa yang dialami sebelumnya di rumah tersangka telah memukuli.

Pelaku juga diduga ingin melukai anaknya, sehingga korban tidak mau untuk diajak tersangka pulang.

“Karena korban tidak mau kembali ke rumah sehingga kemudian tersangka marah dan meninju pelipis sebelah kiri korban,” katanya, Kamis 21 Januari 2021.

Kemudian tersangka pergi meninggalkan rumah Kepala Kampung dan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Way Kanan untuk ditindaklanjuti.

Des menerangkan pelaku ditangkap pada Selasa 19 Januari 2021 sekitar pukul 21.00 WIB.

Unit PPA mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka di sekitar rumah tetangganya tepatnya di Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan.

Unit PPA dipimpin oleh Kanit PPA Ipda Yoggi Jungjunan yang menerima informasi bersama anggota langsung melakukan penyelidikan.

Anggota kemudian menuju ke lokasi keberadaan tersangka sekitar pukul 23.00 WIB Unit PPA tiba di lokasi dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Dalam penangkapan tersangka sempat memegang sebilah pisau jenis badik namun berhasil dirampas oleh Anggota PPA, kemudian tersangka dan barang bukti sebilah pisau diamankan dan dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan pemeriksaaan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, pelaku dapat dikenakan pasal Pasal 44 Ayat 1 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang  Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. 

Penulis: anung bayuardi
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved