Breaking News:

ADVERTORIAL

Peringati Bulan K3, BPJAMSOSTEK Lampung Tengah Bagikan Safety Kit ke Pelaku Usaha Mikro

Menyambut Bulan K3 Nasional (12 Januari-12 Februari 2021), BPJamsostek Kantor Cabang Lampung Tengah membagikan 50 set safety kit.

Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok BPJAMSOSTEK Lampung Tengah
Menyambut Bulan K3 Nasional, BPJamsostek Kantor Cabang Lampung Tengah membagikan 50 set safety kit kepada perusahaan mikro atau kecil, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Menyambut Bulan K3 Nasional (12 Januari-12 Februari 2021), BPJamsostek Kantor Cabang Lampung Tengah membagikan 50 set safety kit kepada perusahaan mikro atau kecil, seperti warung/toko atau pekerja bukan penerima upah yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (4/2/2021).

Safety kit tersebut berupa perlengkapan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19, di antaranya masker, hand sanitizer, disinfektan untuk membersihkan lingkungan tempat usaha dan juga sabun cuci tangan cair untuk customer toko/warung yang datang.

Salah satu pemilik bengkel las, Riyantono, mengungkapkan, sangat terbantu dengan adanya pemberian alat penunjang protokol kesehatan ini, karena memang selalu berhadapan dengan pelanggan secara langsung sehingga sangat penting perlindungan diri seperti ini.

Darwati selaku Kepala Kantor BPJamsostek Lampung Tengah menyampaikan dalam memperingati Bulan K3, ia memilih sektor usaha mikro dikarenakan para pelaku usaha mikro juga memiliki potensi besar untuk terdampak Covid-19 karena berhadapan langsung dengan banyak orang.

Rahasia BPJAMSOSTEK Sabet Rentetan Penghargaan sejak 2016

Masa Relaksasi Iuran BPJamsostek Akan Segera Berakhir

"Kami berharap dengan adanya pemberian safety kit ini dapat membantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja serta menjalankan protokol kesehatan yang telah ditentukan. Karena memang dimulai dari pekerjanya dulu atau sumber daya manusianya dulu yang dikuatkan sesuai tema Bulan K3 tahun 2021 ini yaitu Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berbudaya K3 pada Semua Sektor Usaha. Termasuk ya sektor usaha menengah hingga mikro ini," ujarnya.

K3 merupakan aspek vital di masa pandemi Covid-19 ini agar dunia usaha bisa tetap produktif dengan tetap menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja.

Oleh karena itu, penerapan budaya K3 bisa menjadi sebuah strategi teknis yang mudah dipahami dan diterapkan di semua sektor usaha.

Apabila K3 terlaksana dengan baik maka kasus kecelakaan kerja & penyakit akibat kerja dapat ditekan, biaya-biaya yang tidak perlu dapat dihindari hingga tercapai suasana kerja yang aman, nyaman, sehat & meningkatnya produktivitas kerja.

Apabila produktivitas kerja & usaha meningkat maka akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional & daya saing global.

Untuk itu, diperlukan program penguatan budaya K3.

”Semoga dengan pembagian safety kit ini, seluruh pelaku usaha mikro dapat terhindar dari penyebaran virus Covid-19 sehingga tidak mengganggu proses usaha yang dijalani. Dan semoga dimulai dari usaha mikro dapat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi pulih dan lebih baik lagi,” tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved