Kunci Jawaban Buku Tematik

Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Halaman 66 Pelajaran 7

Artikel ini berisi kunci jawaban Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Halaman 66 Pelajaran 7.

Tayang:
Penulis: heri | Editor: Heribertus Sulis
Tribun Lampung / Dodi
Artikel ini berisi kunci jawaban Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Halaman 66 Pelajaran 7. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak kunci jawaban Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Halaman 66 Pelajaran 7.

Artikel ini berisi kunci jawaban Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5 Halaman 66 Pelajaran 7.

Seperti diketahui pada pelajaran 7 siswa diajarkan materi Mari Mengenal Rasul-Rasul Allah.

Nantinya, pada halaman 66 ada soal yang harus dikerjakan siswa. 

Kunci jawaban ini bisa menjadi pembanding orangtua dalam mengoreksi jawaban anak.

A. Bacalah secara cermat percakapan singkat di bawah ini! Pelajaran apa yang kamu peroleh dari cerita tersebut? Jelaskan!

“Apakah kamu sudah tahu sifat-sifat rasul itu Fatimah?” tanya ayah Fatimah.

“Insya Allah tahu ayah, yaitu siddiq, amanah, tablig, dan fatanah,” jawab Fatimah.

Pertama, rasul itu bersifat siddiq artinya jujur dan benar, tidak pernah berdusta, atau berbohong.

Kedua, amanah artinya dapat dipercaya.

Ketiga, tabligh artinya menyampaikan.

Keempat, bersifat fatanah artinya cerdas, pandai, dan bijaksana.

Jawab:

Kita harus mengetahui sifat-sifat Rasul Allah SWT.

Ada empat sifat yang wajib dimiliki seorang Rasul Allah SWT.

Pertama, rasul itu bersifat sidd3q artinya jujur dan benar.

Seorang rasul selalu benar dalam perkataan dan perbuatan, mustahil dia berkata dusta atau bohong.

Sifat ini harus kita contoh dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita harus berkata jujur dalam setiap perbuatan dan tindakan.

Kedua, rasul harus amanah artinya dapat dipercaya. Seorang rasul mustahil khianat.

Dia wajib menyampaikan amanah Allah Swt. kepada kaumnya.

Semua perkataan, perbuatan dan tindakan rasul harus benar, dan tidak boleh ingkar janji.

Belajar dari para rasul, kita juga harus menjadi seorang yang amanah atau dapat dipercaya.

Sebab dengan menjadi amanah, orang akan mempercayai kita sehingga membuat hidup kita mudah.

Ketiga, rasul bersifat tablig artinya menyampaikan.

Seorang rasul harus menyampaikan pesan Allah SWT kepada umat walaupun terasa sulit atau dianggap membahayakan.

Rasul tidak boleh menyembunyikan sesuatu yang telah diberikan Allah SWT kepadanya.

Pesan-pesan kebaikan harus disampaikan kepada orang lain, mulailah dari diri sendiri, keluarga, kemudian kepada yang lainnya.

Keempat, rasul bersifat fa ̄ānah artinya cerdas, pandai dan bijaksana.

Seorang rasul harus pandai dan cerdas akalnya, memiliki kekuatan berpikir yang tinggi, dan memiliki hati yang bersih atau akal budi yang tinggi.

Dengan sifat ini, seorang rasul dapat menyelesaikan tugas kerasulannya dengan baik.

Hidup harus cerdas, yaitu cerdas akal dan cerdas nurani.

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas!

1. Sebutkan arti Ulul ‘Azmi.

Ulul ’Azmi terdiri dari dua kata, yaitu Ulul dan al-Azmi.

Ulul atau Ulu/Uli artinya mempunyai atau memiliki.

Al-Azmi artinya teguh atau tekad yang kuat.

Ulul ‘Azmi artinya memiliki keteguhan/tekad.

Kalau disebut rasul Ulul ‘Azmi, maka artinya rasul yang memiliki keteguhan atau tekad.

Para rasul Ulul ‘Azmi memiliki keteguhan, tekad, ketabahan, dan kesabaran yang sangat kuat, serta teguh dalam menjalankan tugasnya, yaitu menyampaikan ajaran-ajaran Allah Swt.

2. Amanāh artinya dapat dipercaya. Jelaskan contohnya.

Kalau kita dipercaya atau dititipi seseorang, kerjakanlah dengan jujur dan ikhlas.

Ada pepatah lama mengatakan “sekali saja kita berbuat salah, selamanya orang tidak percaya”.

3. Semua orang ingin cerdas (fatanah)! Bagaimana caranya supaya cerdas. Jelaskan.

Hidup harus cerdas, yaitu cerdas akal dan cerdas nurani.

Cara supaya cerdas adalah banyak-banyak belajar, membaca buku dan beribadah.

4. Semua rasul membawa ajaran tauhid! Apa arti tauhid? Jelaskan.

Tauhid berasal dari bahasa Arab yang artinya membuat sesuatu menjadi satu.

Secara istilah, Tauhid adalah mengimani keberadaan Allâh, mengesakan Allâh Subhanahu wa Ta’ala dengan rubûbiyah dan ulûhiyah, dan beriman kepada seluruh nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya.

5. Mengapa Nabi Muhammad SAW disebut rasul terakhir? Jelaskan.

Nabi Muhammad SAW adalah rasul terakhir, karena setelahnya tidak ada lagi rasul yang diutus Allah SWT.

Karena Nabi Muhammad saw. sebagai penutup, maka sering disebut dengan istilah khatamul anbiya artinya penutup atau penghabisan para nabi dan rasul.

6. Ulul ’Azmi maksudnya teguh hati. Jelaskan contohnya.

- Teguh dan sabar dalam belajar

- Teguh dan sabar dalam beribadah (salat)

- Teguh dan sabar dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah

- Teguh dan sabar dalam mematuhi orang tua

- Teguh dan sabar dalam pergaulan, tidak cepat marah

- Teguh dan sabar dalam mematuhi peraturan, baik peraturan di rumah, sekolah, maupun dilingkungan tempat tinggal,

7. Rasul Ulul ’Azmi ada 5 orang. Sebutkan.

- Nabi Nuh AS

- Nabi Ibrahim AS

- Nabi Musa AS

- Nabi Isa AS

- Nabi Muhammad SAW

8. Sebutkan sifat-sifat yang dimiliki Nabi Muhammad SAW di masa muda.

Jujur, tabah, sabar, bertanggung jawab dan pekerja keras sehingga diberi julukan “al Amin” artinya terpercaya.

9. Apa arti musyrik? Jelaskan.

Musyrik artinya menyekutukan Allah SWT. 

Musyrik maksudnya adalah seseorang yang menuhankan makhluk ciptaan Allah SWT.

Contoh dari perbuatan musyrik atau syirik adalah menyembah berhala, pohon, matahari atau roh nenek moyang.

Meminta pertolongan pada dukun, orang pintar dan lain sebagainya.

Kemudian memohon atau berdoa kepada nabi, malaikat, ulama yang dikagumi dan makhluk-makhluk lain selain Allah SWT. 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved