Suzuki Mobil

Suzuki New Carry Bikin Omzet Pelaku UMKM Meningkat

Pandemi akibat COVID-19 di Indonesia membuat masyarakat memutar otak agar tetap bisa bertahan hidup. Sebagai contoh, tren yang terjadi, yakni banyak o

ist
Pandemi akibat COVID-19 di Indonesia membuat masyarakat memutar otak agar tetap bisa bertahan hidup. Sebagai contoh, tren yang terjadi, yakni banyak orang berwirausaha. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, - Pandemi akibat COVID-19 di Indonesia membuat masyarakat memutar otak agar tetap bisa bertahan hidup. Sebagai contoh, tren yang terjadi, yakni banyak orang berwirausaha.

Misal, tadinya pekerja kantoran karena terkena efek gulung tikar atau pemutusan hubungan kerja (PHK) maka beralih untuk menggeluti usaha sendiri. Tak jarang dari mereka sukses berjualan. Ternyata kondisi itu juga dirasakan oleh Suzuki. Berdasarkan hasil riset dan datanya tercatat bahwa sektor Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) selama pandemi ini mengalami peningkatan.

Tentunya, menurut Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ada peluang baru di tengah pandemi, yakni sektor usaha menjadi meningkat. Efeknya, penjualan pikap Suzuki, yakni New Carry ikut meningkat.

Tentunya, menurut Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ada peluang baru di tengah pandemi, yakni sektor usaha menjadi meningkat. Efeknya, penjualan pikap Suzuki, yakni New Carry ikut meningkat.

"Secara total konsumen New Carry ini 97 persen adalah para pelaku atau pegiat UMKM di seluruh Indonesia," ucap Donny saat berbincang dengan KOMPAS.com belum lama ini. Hasil analisis Suzuki, sektor enterpreneur dan agrobisnis yang mengalami peningkatan cukup bagus selama pandemi ini.

"Kalau enterpreneur sendiri menurut arti kita itu, orang yang memasarkan produknya dan dari sektor agrobisnis ikut meningkat, dan tentunya itu peluang buat kami di masa pandemi ini," ujar dia.

Membantu Pelaku UMKM Mencapai Omzet

Salah satu pelaku UMKM yang mengklaim sangat dibantu oleh adanya New Carry, yakni Krisna Praditya. Dia memutuskan untuk membeli pikap jagoan Suzuki itu karena mampu menampung banyak barang. "Kapasitas bagasinya besar, sehingga dalam melakukan pengiriman barang bisa menjadi lebih banyak, dan tentunya bisa cepat sampai ke tangan konsumen. Itu sangat menguntungkan buat kami para pelaku UMKM," ujar Krisna ketika dihubungi KOMPAS.com, Selasa (2/2/2021).

Usaha yang dijalankan Krisna, yaitu membuka showroom sepeda motor bekas di Jalan Raden Saleh, Karang Tengah, Cileduk, Tangerang. Di masa pandemi seperti ini, dia mengaku penjualan motor bekasnya relatif bagus, meski terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu di periode yang sama.

"Dalam satu hari kami minimal bisa menjual 3 atau 4 unit sepeda motor. Nah Carry itu digunakan untuk mengirimkan unit ke rumah konsumen. Selain itu dipakai juga untuk membeli motor bekas yang akan kami jual lagi ke konsumen," kata Krisna.

Sebelum menggunakan New Carry, dia mengaku kesulitan dalam mengirimkan unit motor ke rumah konsumen. Kondisi itu juga otomatis menjadi kendala, karena tidak sedikit konsumen yang ingin langsung dikirimkan motornya ke garasinya.

"Setelah berjalan beberapa bulan, selain karena permintaan yang meningkat, omzet kami pun jadi ikut naik. Belum lagi dari sisi perawatan dan efisiensi bahan bakar, New Carry ini sangat murah dan irit," kata dia lagi.

Senada dengan Krisna, Waluyo (56) yang menggeluti usaha ternak Lele di kawasan Laladon, Kabupaten Bogor juga merasakan seperti itu. Dia menggunakan Suzuki Carry tipe AC/PS untuk mengantarkan pesanan ikan Lele ke tangan pembeli.

"Saya sudah lama menggunakan Suzuki Carry, bahkan yang terbaru saja beli awal bulan kemarin. Sudah sangat terbukti cocok untuk kalangan usaha UMKM seperti saya ini, irit, bandel, dan tahan lama mesinnya," ujar Waluyo saat berbincang dengan KOMPAS.com akhir pekan lalu. Secara fungsional, menurut Harold Donnel, Head of 4W Brand Development PT SIS cukup tepat sasaran.

Pikap andalan Suzuki ini masuk dalam kategori kendaraan niaga, maka yang dicari oleh konsumen, yaitu mengenai fungsional.

"Kami juga melakukan pendekatan kepada konsumennya secara langsung, jadi bisa lebih tepat sasaran, dan terbukti sampai sekarang Carry menjadi rajanya pikap di Indonesia, dan tulang punggung penjualan Suzuki," ujar Harold saat berbincang dengan KOMPAS.com belum lama ini.(*

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved