Breaking News:

Universitas Lampung

Tim Penyusun Rencana Strategis Unila Gelar Rapat Revisi Renstra Unila tahun 2020–2024

 Tim Penyusun Rencana Strategis (Renstra) Universitas Lampung (Unila) menggelar rapat revisi Renstra Unila tahun 2020–2024, di ruang sidang senat lant

ist
Tim Penyusun Rencana Strategis (Renstra) Universitas Lampung (Unila) menggelar rapat revisi Renstra Unila tahun 2020–2024, di ruang sidang senat lantai 2 Rektorat, Senin, 8 Februari 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Penyusun Rencana Strategis (Renstra) Universitas Lampung (Unila) menggelar rapat revisi Renstra Unila tahun 2020–2024, di ruang sidang senat lantai 2 Rektorat, Senin, 8 Februari 2021.

Rapat revisi Renstra bertajuk “Membangun Daya Saing Regional dan Internasional (Developing Regional and International Competitiveness)” ini dipimpin langsung Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., dan diikuti para wakil rektor serta para kepala biro di lingkungan kampus setempat.

Prof. Karomani mengatakan, tantangan dan perubahan pembangunan yang makin kompleks menjadi salah satu alasan mengapa revisi renstra penting dilakukan sebagai acuan pengambilan kebijakan di masa mendatang, khususnya mencapai visi Unila menjadi top ten university pada tahun 2025.

Selain bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), Unila terus berupaya merealisasikan visinya dengan meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian sebagai penunjang tercapainya akreditasi A pada program studi dan jurusan.

“Renstra ini menjadi pijakan 5 tahun ke depan, karena tantangan ke depan itu tidak mudah,” ujar orang nomor satu di Unila ini.

Di pertemuan yang sama, Ketua Tim Penyusunan Renstra Unila Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., menuturkan, revisi renstra merespons terbitnya Renstra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Peraturan Mendikbud Nomor 22 Tahun 2020) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri di lingkungan Kemendikbud Tahun 2020 (Kepmendikbud Nomor 754/P/2020).

Renstra menjadi dokumen perencanaan untuk arah pelaksanaan program akuntabilitas kinerja serta sebagai acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran, perjanjian kinerja, dan laporan kinerja.

Beberapa pertimbangan dalam revisi renstra meliputi aspek politik, ekonomi, sosial, teknologi, ekologi, legal, serta aspek kompetisi (Klasterisasi PT, GreenMetric, Webomatric, dan uniRank 4ICU).(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved