Breaking News:

Tribun Lampung Tengah

Bawa Kabur Honda Civic, Pemuda Dijaring di Jl Gunung Sugih Lamteng

Petugas Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah meringkus seorang pelaku penggelapan mobil

Istimewa
istimewa Penggelapan mobil - Tekab 308 Polres Lamteng tangkap pelaku penggelapan mobil. Kini Tamrin (28), warga Kampung Komering Putih, Kecamatan Gunung Sugih di mapolres, Jumat (12/2). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Petugas Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah meringkus seorang pelaku penggelapan mobil milik warga Lampung Utara.

Setelah lebih kurang enam bulan bersembunyi, Tamrin (28), warga Kampung Komering Putih, Kecamatan Gunung Sugih, ditangkap saat sedang melintas di jalan Gunung Sugih-Padang Ratu, Jumat (5/2) lalu.

Kepala Satreskrim AKP Edy Qorinas, mendampingi Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro menerangkan, Tamrin dilaporkan korban Dedi Sepriwinata (33) pada 1 Agustus 2020 lalu.

"Pelaku Tamrin merupakan DPO penggelapan mobil Honda Civic milik korban Dedi. Pelaku membawa kabur mobil korban dengan modus berpura-pura meminjam," kata AKP Edy Qorinas, Jumat (12/2).

Baca juga: Oknum Anggota Polres Tanggamus Dipecat karena Terlibat Penggelapan Mobil

Setelah sempat melakukan pengejaran, Tamrin selalu lolos dari kejaran polisi dengan berpindah-pindah tempat."Team Tekab 308 pada Jumat lalu mendapatkan informasi jika pelaku Tamrin berada di kampungnya. Setelah itu dilakukan pengejaran dan berhasil kami tangkap," jelas Kasatreskrim.

Pelaku Tamrin saat ini masih diamankan di Mapolres Lampung Tengah. Ia dikenakan Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Menurut korban Dedi Sepriwinata (33), saat kejadian ia bersama kakak iparnya mengantar teman perempuannya ke Kampung Komering Putih, Sabtu 1 Agustus 2020 lalu.

Setelah itu, kakak ipar korban yang kenal dengan pelaku berpapasan dengan Tamrin di jalan kampung setempat.

Baca juga: 2 Pelaku Penipuan dan Penggelapan Mobil Mahasiswa Asal Jabar Terancam 4 Tahun Penjara

"Dia (pelaku) minta diantarkan ke Kampung Fajar Bulan sekitar pukul 20.15 WIB. Akhirnya pelaku dan satu rekannya diantar ke tempat yang dia maksud," kata warga Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara itu.

Sampai di Kampung Fajar Bulan, pelaku berpura-pura meminjam mobil korban, dengan alasan untuk pergi ke warung membeli rokok.

"Kami tunggu satu sampai dua jam pelaku tidak kembali lagi. Setelah kami tunggu sampai larut malam dia belum juga balik," jelas korban.

Korban dan kakak iparnya mencari keberadaan pelaku dengan mendatangi rumah Tamrin, namun tidak juga ditemukan, sementara nomor telepon genggamnya pun tidak aktif.

Merasa khawatir keberadaan mobilnya tidak diketahui, akhirnya korban Dedi Sepriwinata melapor ke Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah. (sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved