Breaking News:

Lampung Utara

Diamankan karena Lempar Mobil Polisi Pakai Batu, Pemuda di Lampung Utara juga Kedapatan Bawa Sabu

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono mengatakan, jajarannya mengungkap kasus pelemparan kendaraan milik Satlantas.

Tribunlampung.co.id / Anung
Unit Reskrim Polres Lampung Utara mengamankan seorang pemuda karena melakukan pelemparan batu, Senin (15/2/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Unit Reskrim Polres Lampung Utara mengamankan seorang pemuda karena melakukan pelemparan batu, Senin (15/2/2021).

Pemuda itu berinisial RJ (18), warga Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

RJ diamankan karena melempar batu ke arah mobil milik Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Utara.

Pelemparan kendaraan Satlantas Polres Lampung Utara dilakukan tersangka bersama dua rekannya di Jalan Alamsyah Ratu Perwiranegara, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, tepatnya di depan diler Yamaha, Minggu (17/1/21) pukul 04.30 WIB.

Baca juga: Top, PAD DPMPTSP Lampung Utara Overtarget 289 Persen

Baca juga: 4 Kasus Covid-19 di Lampung Utara Terpapar dari Kadisdikbud

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono mengatakan, jajarannya mengungkap kasus pelemparan kendaraan milik Satlantas.

Saat itu pelaku yang berjumlah tiga orang dengan mengendarai sepeda motor secara bersama-sama melempar batu ke arah mobil Toyota Rush milik Satlantas Polres Lampung Utara saat melintas di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, sehingga menyebabkan kaca mobil pecah.

”Tersangka dikenakan pasal 170 KUHP pidana dan atau pasal 406 KUHP pidana ancaman 5 tahun 6 bulan dengan barang bukti 1 unit mobil merek Toyota Rush warna putih milik Satlantas Polres Lampung Utara, batu dan tiga pecahan kaca mobil,” kata AKBP Bambang Yudho Mertono ketika menggelar konferensi pers di mapolres setempat.

Hadir pula Kasat Reskrim AKP Gigih Andri Putranto, Kasat Lantas AKP Akhmad Wiratama, Kasat Narkoba Iptu Aris Satrio Sujatmiko.

Menariknya lagi, ketika ditangkap, RJ kedapatan membawa sabu.

”Untuk itu, tersangka juga dikenakan 112 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun,” terangnya. ( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved