Breaking News:

Bandar Lampung

Dituduh Curi Ponsel Anaknya, Guru Ngaji di Bandar Lampung Dianiaya Oknum Polisi Pakai Pistol

Seorang oknum polisi yang bertugas di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung diduga melakukan penganiayaan terhadap guru mengaji.

Tribunlampung.co.id / Joviter
Guru ngaji bernama Ahmad Risqi Arif (31) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oknum polisi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang oknum anggota polisi yang bertugas di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung diduga melakukan penganiayaan terhadap guru mengaji.

Penganiayaan dialami Ahmad Risqi Arif (31), warga Jalan Drs Warsito, Gang Rajabasa, Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Sabtu (13/2/2021) lalu.

Ketika itu korban hendak membeli kuota internet di konter tak jauh dari rumahnya.

Saat itulah korban dituduh mencuri ponsel milik anak oknum polisi yang hilang karena dijambret satu bulan lalu.

Baca juga: Terbakar Cemburu, Pria Aniaya Jurnalis di Bandar Lampung Sudah Ditangkap

Baca juga: Jurnalis di Bandar Lampung Dianiaya 3 Pria, Sempat Disekap di Rumahnya

Namun, Ahmad mengaku ponsel tersebut adalah miliknya.

Bahkan, kata dia, ponselnya berbeda dengan ciri-ciri ponsel milik anak oknum polisi.

"Dia bilang HP-nya sama. Padahal warnanya saja sudah beda," kata Ahmad, Selasa (16/2/2021).

Selang beberapa waktu kemudian, kata Ahmad, oknum polisi tersebut mendatanginya.

Tanpa basa-basi, pelaku membekap leher korban dengan tangannya.

Selanjutnya korban dibawa pelaku ke tempat pangkas rambut di samping konter pulsa.

Halaman
12
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved