Breaking News:

Tribun TV Lampung

Kenali Penyebab dan Gejala Retinoblastoma yang Bisa Menyebabkan Kebutaan

Retinoblastoma adalah tumor mata ganas yang sering menyerang anak-anak yang usianya di bawah empat tahun.

screenshot
dr Yusran dalam Webinar bersama Tribun Lampung, Rabu (17/2/2021). Kenali Penyebab dan Gejala Retinoblastoma yang Bisa Menyebabkan Kebutaan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Retinoblastoma adalah tumor mata ganas yang sering menyerang anak-anak yang usianya di bawah empat tahun.

dr Yusran M.Sc, Sp.M dari Rumah Sakit Mata Permana Sari mengatakan, retinoblastoma sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kebutaan, merambat ke organ tubuh lain, dan kematian.

"Retinoblastoma bisa terjadi di satu mata maupun dua mata. Namun retinoblastoma tidak terjadi begitu saja. Ada penyebabnya," ujar dr Yusran dalam Webinar bersama Tribun Lampung, Rabu (17/2/2021).

Penyebab retinoblastoma yang paling sering adalah adalah faktor genetik dari kedua orangtua.

TONTON DI SINI : Mengenal Retinoblastoma, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kalau faktor genetik hanya ada disalah satu orangtua, baik ayah maupun ibunya tidak akan terjadi retinoblastoma.

Penyebab lain ada mutasi genetik selama kehamilan.

Namun apa penyebab dari mutasi genetik tersebut sampai sekarang masih belum diketahui secara pasti.

Gejala retinoblastoma yakni anaknya tidak bisa melihat dengan fokus, yang biasanya terlihat saat anak merangkak atau berjalan, yang biasanya anak akan menabrak sesuatu.

"Gejala lain adalah mata anak seperti mata kucing, matanya juling, merah, sedikit menonjol, dan disertai dengan rasa nyeri," urai dr Yusran.

Gejala tersebut biasanya muncul saat retinoblastomanya masih intraokular, yang artinya tumornya masih di belakang bola mata.

Namun jika retinoblastomanya sudah ekstraokular, tumornya akan menembus bola mata dan mendorong bola mata keluar.

Ekstraokular yang berbahaya dan bahkan bisa dikatakan sudah terlambat, karena bisa merambat hingga ke otak, membuat kejang-kejang, merambat ke tulang dan menyebabkan tumor tulang, serta menyebabkan kematian.

( Tribunlampung.co.id / Jelita Dini Kinanti )

Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved