Breaking News:

Pendidikan

Latihan Dasar Kepemimpinan SMAN 15 Bandar Lampung

Maria Habiba mengatakan dirinya merasa bangga terhadap para siswanya, terutama Osis SMAN 15 yang sudah menyelenggarakan acara ini.

Editor: Noval Andriansyah
ADV
Latihan dasar kepemimpinan (LDK) SMAN 15 tahun ini adalah "Membangun jiwa kepemimpinan yang berkarakter pada generasi milenial di masa pandemi", acara berlangsung melalui zoom meet, Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Sekolah SMAN 15 Maria Habiba mengatakan tema Latihan dasar kepemimpinan (LDK) tahun ini adalah "Membangun jiwa kepemimpinan yang berkarakter pada generasi milenial di masa pandemi", acara berlangsung melalui zoom meet, Rabu (17/2/2021).

Maria Habiba mengatakan dirinya merasa bangga terhadap para siswanya, terutama Osis SMAN 15 yang sudah menyelenggarakan acara ini.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada para siswa yang sudah berpartisipasi menyukseskan acara ini. Terimakasih juga saya ucapkan kepada pengurus ekskul dan pengurus osis yang sudah membantu menyelenggarakan acara ini. Semoga kedepannya dapat membuat acara yang lebih inovatif lagi," kata Maria.

"Acara LDK ini berlangsung selama dua hari. Kemarin sudah ada materi kepemimpinan dari Danrem, juga pelatihan Jurnalistik oleh Yoso Muliawan dari Tribun Lampung. Hari ini materi diisi oleh LSP KPK. Semoga para siswa dapat mengimpelementasikan materi-materi yang diberikan di dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga para siswa memiliki jiwa yang berkarter serta berintegritas," tutupnya.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 15 Haryono mengatakan acara LDK ini merupakan acara reorganisasi Osis di SMA 15.

"Acara ini tiap tahun rutin kami laksanakan. Untuk mempersiapkan para siswa untuk bersaing di dunia kerja. Supaya sisa tidak pintar dalam bidang akademis saja, tetapi siswa juga memiliki jiwa yang berkarakter," kata Haryono.

Lembaga Sertifikasi Profesi Komisi Pemberantasan Korupsi (LSP KPK) Syamsul Hidayat mengatakan para siswa harus memiliki nilai-nilai integritas.

"Nilai-nilai integritas itu ialah jujur, bertanggung jawab, displin, bekerja keras," kata Syamsul Hidayat

"Pemimpin yang memiliki dan menjiwai nilai integritas adalah pemimpin yang tidak melakukan korupsi," sambung Syamsul.

Lembaga Sertifikasi Profesi Komisi Pemberantasan Korupsi (LSP KPK) Vonita menyebutkan ada tujuh bentuk tipikor yaitu Penyalahgunaan wewenang. Penggunaan barang milik negara untuk kepentingan pribadi. Suap-menyuap, memberi sejumlah uang untuk memuluskan usahanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved