Breaking News:

Kasus Pencurian di Lampung Tengah

Pelaku Pencurian Mesin Air di Lampung Tengah Terancam 7 Tahun Penjara

Polsek Seputih Mataram tangkap pelaku pencurian mesin air Alkon milik Made Rumanda (35), di rumahnya, pada Minggu.

Dokumentasi Polisi
Barang bukti mesin air Alkon merek Nishikawa milik korban. Polsek Seputih Mataram tangkap pelaku pencurian mesin air Alkon milik Made Rumanda (35), di rumahnya, pada Minggu (14/2/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Pelaku pencurian mesin air di Lampung Tengah terancam hukuman penjara selama tujuh tahun.

Polsek Seputih Mataram tangkap pelaku pencurian mesin air Alkon milik Made Rumanda (35), di rumahnya, pada Minggu (14/2/2021).

Pelaku bernama Komang (35), warga Kampung Wirata Agung, Lampung Tengah.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Seputih Mataram Iptu Jepri Saifullah.

Baca juga: Serentak, Bandar Lampung, Lampung Tengah dan Lampung Selatan Tetapkan Paslonkada Terpilih Besok

Baca juga: Petani di Lampung Tengah Jual Motor Pinjaman Rp 2,5 Juta

Menurut Jepri, pelaku pencurian mesin air tersebut akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana.

"Pelaku kami jerat pasal pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya tujuh tahun penjara," tegas Iptu Jepri Saifullah, Rabu (17/2/2021).

Imbauan Kapolsek

Kapolsek Seputih Mataram Iptu Jepri Saifullah mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah memberikan peluang terjadinya aksi pencurian.

Polsek Seputih Mataram tangkap pelaku pencurian mesin air Alkon milik Made Rumanda (35), di rumahnya, pada Minggu (14/2/2021).

Pelaku bernama Komang (35), warga Kampung Wirata Agung, Lampung Tengah.

Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Air di Lampung Tengah

Baca juga: MK Tolak Gugatan Nessy Kalvia-Imam Suhadi di Pilkada Lampung Tengah 2020

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved