Breaking News:

Pilkada Pesisir Barat 2020

Kuasa Hukum Aria Lukita-Erlina Siapkan Alat Bukti Hadapi Sidang Lanjutan

PHP Kepala Daerah untuk Kabupaten Pesisir Barat berlanjut pada 24 Februari 2021.

Tribunlampung.co.id/Kiki
Ahmad Handoko. Kuasa Hukum Aria Lukita-Erlina Siapkan Alat Bukti Hadapi Sidang Lanjutan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kepala Daerah untuk Kabupaten Pesisir Barat berlanjut pada 24 Februari 2021.

Mahkamah Konstitusi (MK) melanjutkan persidangan dengan agenda pembuktian pemeriksaan saksi dan ahli serta penyerahan alat bukti tambahan.

Gugatan dengan nomor perkara 39/PHP.BUP-XIX/2021 tersebut, diajukan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Pesisir Barat nomor 02, Aria Lukita Budiwan-Erlina selaku pemohon dan termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten setempat.

Kuasa Hukum pemohon Ahmad Handoko mengaku sedang menyiapkan bukti-bukti adanya kecurangan pada pelaksanaan tahapan Pilkada Pesisir Barat 2020.

Baca juga: Sidang Sengketa PHP Pilkada Pesisir Barat, KPU Tolak Permohonan Aria-Erlina di Sidang MK

Baca juga: KPU Pesisir Barat Siapkan Jawaban Jelang Sidang Gugatan Aria Lukita-Erlina di MK

“Untuk Pesibar kita sudah lolos pada sidang dismissal (putusan sela). Maksudnya permohonan kami layak diteruskan ke pokok perkara, kami akan membuktikan kecurangan dalam persidangan nanti," ujar Ahmad Handoko, Minggu (21/2/2021).

Menurut Handoko, permohonan yang masih dilanjutkan dalam bentuk persidangan oleh MK menunjukan kuatnya kecurangan yang terjadi di Pilkada Pesisir Barat.

“MK melihat permohonan yang kami ajukan ini secara adil dan sesuai prinsip pemilu. Walaupun selisih suara di luar ambang batas tapi MK mempertimbangkan kami,” kata Ahmad Handoko.

Ahmad Handoko mengaku ada beberapa alat bukti yang dihadirkan terkait kecurangan yang menguntungkan salah satu pasangan calon kepala daerah.

Diantaranya, dugaan Politik uang dan politisasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jadi adanya kecurangan yang kami dalilkan signifikan dengan perolehan suara, adanya politik uang, dan keterlibatan ASN dan masih ada beberapa kecurangan lainnya yang nanti akan kami buktikan di persidangan,” jelas Ahmad Handoko.

Baca juga: KPU Pesisir Barat Tunggu Pemberitahuan MK Terkait Sidang Lanjutan

Baca juga: Gempa Bumi 5,3 SR Guncang Pesisir Barat, Warga Kaget Sampai Keluar Rumah

Saat ini Handoko sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi sidang berikutnya.

“Perjuangan kami tinggal satu tahap lagi untuk meyakinkan MK bahwa pelanggara di Pesibar memang nyata,” sebut Ahmad Handoko.

( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved