Breaking News:

Lampung Tengah

Ekonomi Membaik, 79 KPM di Terbanggi Besar Lamteng Keluar dari Peserta PKH

Sebanyak 79 keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) di Kecamatan Terbanggi Besar melakukan graduasi massal

Tribun Lampung/Syamsir Alam
79 KPM di Terbanggi Besar Keluar dari Peserta PKH 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TERBANGGI BESAR - Sebanyak 79 keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) di Kecamatan Terbanggi Besar melakukan graduasi massal dalam satu hari.

Purwanti, seorang KPM PKH mengatakan, keputusannya melakukan graduasi atas kesadaran dan saat ini ia telah menjalankan usaha berkat program sosial pemerintah itu.

"Kondisi ekonomi keluarga sudah mengalami perubahan menjadi lebih baik. Alhamdulillah kami saat ini sudah mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara mandiri tanpa harus bergantung pada (bantuan) PKH," ungkapnya Purwanti, Senin (22/2).

Selain taraf perekonomian keluarga sudah lebih baik, Purwanti juga merasa masih banyak masyarakat lainnya yang lebih membutuhkan bantuan PKH, sehingga ia bersama suami sepakat memutuskan untuk keluar dari kepesertaan PKH.

Baca juga: Provinsi Lampung Terbanyak di Sumatera Graduasi KPM PKH

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa sejak terdaftar menjadi peserta PKH pada 2011, kebutuhan keluarga sangat terbantu. Keberadaan PKH dirasakan sangat bermanfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan anak.

"Saya menerima PKH tahun 2011. Sejak saat itu, PKH banyak membantu kami dalam memenuhi kebutuhan anak-anak di sekolah. Di PKH, kami juga diajarkan dan diberikan motivasi oleh pendamping cara-cara yang baik dalam mengasuh anak dan juga keuangan keluarga," tuturnya.

Camat Terbanggi Besar Fathul Arifin secara langsung menyampaikan apresiasi atas keberhasilan 79 KPM menjadi keluarga mandiri.

Menurutnya, pada masa pandemi Covid-19 ini justru banyak yang berlomba-lomba mendapatkan bantuan.

Baca juga: Graduasi 134 KPM, PKH Pesawaran Terbanyak Kedua di Lampung

"Akan tetapi, hal sebaliknya ditunjukkan oleh 79 KPM. Mereka lebih memilih hidup sejahtera, dengan tidak berharap bantuan. Karena pada dasarnya, bantuan PKH memang ditujukan untuk keluarga yang benar-benar membutuhkan, terima kasih atas kesadaran keluarga," ujar Fathul Arifin.

Sementara Siti Khotijah dan Anik Dini Haryati selaku pendamping PKH Kampung Terbanggi Besar menjelaskan graduasi 79 PKM PKH adalah berita sukacita atas keberhasilan program tersebut bagi masyarakat penerimanya.

"Kesadaran keluarga, menjadi penyemangat bagi kami bahwa PKH terbukti bermanfaat membantu masyarakat keluar dari kemiskinan. Kami berharap bahwa semakin banyak lagi masyarakat kita di Kecamatan Terbanggi Besar yang keluar dari kemiskinan melalui PKH," kata Siti Khotijah.

Di tempat terpisah, Kepala Kampung Terbanggi Besar, Haidir, turut memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PKH.

Ia menyebut PKH telah mengambil banyak peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kampung Terbanggi Besar.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved