Breaking News:

Lampung Selatan

Kelompok Wanita Tani Teratai Merbau Mataram Lamsel Fokus Pengemasan Produk Gula Semut

Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) Provinsi Lampung berupaya memberikan kontribusi pada pengembangan usaha kecil

ISTIMEWA
PRODUK UMKM - Produk UMKM binaan dari KAUMY Lampung, Senin (22/2). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) Provinsi Lampung berupaya memberikan kontribusi pada pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) di Bumi Rua Jurai.

Bentuk nyata dari keinginan ini, KAUMY Lampung kini memberikan pembinaan kepada kelompok usaha kecil menengah. Ada dua UMKM yang tergabung dalam KWT (kelompok wanita tani) di wilayah Lampung Selatan.

"Salah satunya yakni KWT Teratai di Kecamatan Merbau Mataram yang memiliki usaha pengemasan produk gula semut," kata Salmiati, dari KAUMY Lampung, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Siswa-Siswi SMAN 1 Merbau Mataram Belajar Jurnalistik ke Tribun Lampung

KAUMY Lampung, lanjutnya, sudah sekitar 1 tahun terakhir mulai turut berupaya berkontribusi pada pengembangan UMKM di Provinsi Lampung.

"Ke depan ada beberapa rencana dari KAUMY Lampung. Seperti mendirikan lembaga koperasi yang nantinya bisa menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM di Lampung. Terutama nantinya yang terkait dengan pemasaran produk," ujar Salmiati.

Ketua KAUMY Lampung , Adi Leo mengatakan, sebagai wadah dari alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, KAUMY berupaya memberikan kontribusinya pada pembangunan di Provinsi Lampung.

Salah satu bidang yang menjadi perhatian ialah usaha kecil menengah (UKM).

Menurut dirinya, di Provinsi Lampung cukup banyak para pelaku UMKM yang potensial. Tetapi ada beberapa kendala yang dilihat KAUMY Lampung dalam pengembangannya.

Baca juga: Pelaku UMKM Kerupuk Kemplang di Bandar Lampung Alami Penurunan Omzet hingga 50 Persen

"Seperti permasaran, packing desain dan pengembangan produk masih menjadi kendala bagi para pelaku UMKM di Lampung. Padahal potensi pelaku UMKM kita cukup banyak," terang Adi Leo.

Ke depan, ujar dirinya, KAUMY berencana menggandeng pihak lainnya dalam pembinaan digital marketing bagi para pelaku UMKM serta desain packing produk UMKM.

Ia mengatakan, pengembangan UMKM berkaitan erat dengan pengembangan ekonomi kerakyatan. Berkembangnya UMKM daerah, tentu akan berkontribusi pada pembangunan. Seperti penyediaan lapangan pekerjaan non formal.

"Kita pun siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk sama-sama mengembangkan UMKM daerah. Mengembangan produk lokal unggulan," kata Adi Leo.(ded)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved