Breaking News:

DPRD Provinsi Lampung

DPRD Provinsi Lampung Gelar Rakor Sosper Pembinaa Ideologi Pancasila

DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi sosialisasi peraturan perundang-undangan dalam rangka penyebarluasan produk hukum dan sosialisasi pem

ist
DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi sosialisasi peraturan perundang-undangan dalam rangka penyebarluasan produk hukum dan sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, bertempat di Hotel Novote 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi sosialisasi peraturan perundang-undangan dalam rangka penyebarluasan produk hukum dan sosialisasi pembinaan ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, bertempat di Hotel Novotel.

Kegiatan tersebut, dihadiri sekretaris DPRD Provinsi Lampung, Koordinator sosialisasi perda dan pembinaan idiologi wawasan kebangsaan, Pejabat struktural dan pegawai dilingkungan sekretariat DPRD Provinsi Lampung, serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Lampung Mingrum dalam sambil mengatakan, Pelaksanaan rakor sosialisasi peraturan perundang-undangan guna memberikan wawasan, pengetahuan terkait teknis penyelenggaraan baik dari adminitrasi sampai teknis pelaksanaan.

Selain itu, juga dapat mensosialisasikan dasar hukum yang mengatur petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis kegiatan sosialisasi peraturan.

"Sosialisasi perda dalam rangka penyebarluasan produk hukum daerah yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Lampung ini bertujuan untuk mendapatkan umpan balik dari masyarakat serta pemangku kepentingan terkait produk hukum (Perda) yang telah dihasilkan pihak eksekutif dan legeslatif terkait efektivitas peraturan yang telah di buat serta meningkatkan," kata Mingrum Gumay.

"Pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap materi muatan produk hukum daerah serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan daerah," imbuh Mingrum.

Terkait program sosialisasi ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan, politisi PDI Perjuangan ini berharap agar dapat mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai kebangsaab guna pemberdayaan dab penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pada nilai pancasila, undang-undang dasar 1945, Bhinneka tunggal ika dan NKRI.

"Sosialisasi ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan ini juga bertujuan guna mengoptimalkan pengembangan dan perbaikan kinerja demokrasi daerah serta menghindari berkembangnya radikalisme di masyarakat," Ujar Mingrum.

Sementara itu, Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Provinsi Lampung Helmi Saad mengatakan Sosper ini akan dilaksanakan selama tiga hari karena persoalan narasumber yang tidak bisa dijadwalkan.

“Sesuai ketentuan ya kita adakan tiga hari karena untuk mendatangkan narasumber nya tidak bisa semau kita, ada jadwalnya masing-masing. Makanya kita jadwalkan tiga hari”, jelasnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa dalam Sosper tahun ini ada penambahan topik yaitu tentang sosialisasi pembinaan idiologi pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Tahun ini ada penambahan topik yaitu sosialisasi pembinaan idiologi pancasila dan wawasan kebangsaan, kalo wawasan kebangsaan ini kita adakan dua bulan sekali, dan sosper satu bulan sekali”, ujarnya.(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved