Breaking News:

Pesawaran

Seusai Dilantik, Dendi-Marzuki Launching Alquran Tapis Akbar

Pembuatan Alquran Tapis Akbar 30 juz ini, menurut Dendi, untuk meningkatkan dan memulihkan perekonomian pelaku usaha mikro.

Dok Pemkab Pesawaran
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Wakil Bupati Marzuki meluncurkan pembuatan Alquran Tapis Akbar 30 Juz, Jumat, 26 Februari 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Wakil Bupati Marzuki langsung menuju Sekretariat Pemkab Pesawaran pasca menghadiri pelantikan di Bandar Lampung, Jumat, 26 Februari 2021.

Dendi-Marzuki melaksanakan ramah tamah dengan Forkopimda, jajaran Pemkab Pesawaran, serta tokoh masyarakat.

Di sela-sela kegiatan itu, Dendi meluncurkan pembuatan Alquran Tapis Akbar 30 juz. 

Pembuatan Alquran Tapis Akbar 30 juz ini, menurut Dendi, untuk meningkatkan dan memulihkan perekonomian pelaku usaha mikro.

Baca juga: Dendi Akan Langsung Bekerja di Hari Pertama, Prioritaskan Penanganan Covid-19 di Pesawaran

Baca juga: Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Pesawaran, Bupati Dendi: Alhamdulillah

Yayasan Akhlakul Qur'an sebagai wadah pembuatan Alquran Tapis Akbar 30 juz tersebut akan melibatkan siapa saja yang berminat dalam pembuatan tapis, baik secara mandiri maupun swadaya.

Terdapat 602 halaman yang akan dibuat melibatkan 500 penapis.

Alquran Tapis Akbar itu akan ditempatkan di Pemkab Pesawaran, Tugu Coklat, dan Negeri Sakti.

"Kita membutuhkan banyak penapis dan Museum Tapis di Lampung akan berdiri di Pesawaran," katanya.

Dia berharap supaya bagaimana Museum Tapis ini ada efek dominonya bagi para perajin tapis.

Berkaitan tapis ini, menurut dia, Kabupaten Pesawaran akan menjadi halaman depannya Provinsi Lampung.

Diketahui, pembuatan Alquran Tapis Akbar 30 Juz ini diprakarsai oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesawaran.

Ketua Dekranasda Pesawaran Nanda Indira mengatakan tahap awal tapis Alquran dibuat untuk surat Al-Fatihah terlebih dahulu.

Dia berharap pembuatan Alquran Tapis Akbar 30 Juz di Kecamatan Negeri Katon mampu menambah daya tarik para wisatawan domestik maupun internasional untuk berkunjung dan mengenal lebih dalam mengenai kerajinan tapis Lampung.

Nanda mengestimasi pembuatan Alquran Tapis ini per lembar membutuhkan waktu 100 hari kerja dengan lima orang perajin tenun. Sehingga waktu untuk menyelesaikan 30 juz dengan 500 orang penenun membutuhkan sekitar dua tahun. ( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan )

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved