Rumah Sakit Imanuel

Bagaimana Mengetahui Faktor Penyebab Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi merupakan masalah seksual yang sangat mengganggu, tidak hanya bagi pria yang mengalaminya, tetapi juga bagi wanita pasangannya. Didug

ist
Disfungsi ereksi merupakan masalah seksual yang sangat mengganggu, tidak hanya bagi pria yang mengalaminya, tetapi juga bagi wanita pasangannya. Diduga sekitar 10 – 15 persen pria Indonesia yang sudah menikah mengalami gangguan seksual ini. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Disfungsi ereksi merupakan masalah seksual yang sangat mengganggu, tidak hanya bagi pria yang mengalaminya, tetapi juga bagi wanita pasangannya. Diduga sekitar 10 – 15 persen pria Indonesia yang sudah menikah mengalami gangguan seksual ini.

Menyembunyikan atau membiarkan gangguan ini adalah suatu kekeliruan, karena dapat mengoyak kebahagiaan perkawinan. Jadi mengapa mesti dibiarkan, kalau dapat diatasi ?

Apa itu disfungsi ereksi? Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang cukup untuk melakukan senggama yang memuaskan. Masyarakat sering memberikan sebutan impoten pada kasus disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor-faktor yang paling sering menyebabkannya adalah faktor psikologis, kurangnya hormon reproduksi, gangguan pada penis dan organ reproduksi pria, serta penyakit lain yang berhubungan dengan disfungsi ereksi. Faktor-faktor penyebab disfungsi ereksi dapat dikelompokkan manjadi :

Faktor perkembangan, misalnya : dominasi orang tua, konflik orang tua – anak, trauma masa kecil, dan pengalaman seksual pertama kali.

Faktor afektif, misalnya : kecemasan, rasa bersalah, takut hamil

Faktor antar personal, misalnya : komunikasi tidak baik, kejenuhan, hilangnya daya tarik fisik.

Faktor kognitif, misalnya : informasi yang salah (mitos).

Faktor lain – lain, misalnya : ejakulasi dini, dan penyimpangan seksual (deviasi seksual).

Lalu, apakah disfungsi ereksi dapat diobati? Tentu saja bisa. Disfungsi ereksi dapat diatasi. Untuk mengatasinya, lebih dulu diperlukan pemeriksaan agar penyebabnya dapat diketahui.

Disfungsi ereksi yang disebabkan oleh kecemasan, misalnya, tentu memerlukan penanganan yang berbeda dengan disfungsi ereksi yang disebabkan oleh penyakit kencing manis.

Disfungsi ereksi yang disebabkan oleh kekurangan hormon, juga memiliki penanganan yang berbeda dengan disfungsi ereksi akibat tingginya kadar kolesterol di dalam darah. Demikian

juga disfungsi ereksi karena penyebab yang lain. Tanpa pemeriksaan, usaha mengatasi disfungsi ereksi tidak efektif, bahkan sangat mengandung resiko.

RS Imanuel Way Halim telah membuka pelayanan baru, yaitu klinik Andrologi dengan dokter spesialis andrologi yaitu dr. Ahmad Ricardo Syukur Silalahi, Sp. And.

Klinik Andrologi dapat melayani pria yang ingin punya anak, mikropenis atau penis kecil pada anak, disfungsi seksual (disfungsi ereksi, ejakulasi dini), Andropause (penuaan pada pria), dan

juga konsultasi seks. Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi IMONA (Imanuel On Air) melalui WhatsApp di nomor 08117945500.(*)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved