Breaking News:

Gubernur Sulsel Ditangkap KPK

Gubernur Sulsel Ditetapkan Tersangka dan Langsung Ditahan KPK

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditahan di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cabang Pomdam Jaya Guntur.

KOMPAS.COM/HIMAWAN
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.IDGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan proyek infrastruktur dan langsung ditahan.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditahan di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cabang Pomdam Jaya Guntur.

“Para tersangka saat ini dilakukan penahanan rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 27 Februari sampai dengan 18 Maret,” ucap Ketua KPK Firli Bahuri, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Dalam perkara ini, Komisi Antirasuah turut menetapkan dua tersangka lain yaitu Sekretaris Dinas PUTR Pemprov Sulawesi Selatan yang juga orang kepercayaan Nurdin, Edy Rahmat (ER).

Baca juga: Pengakuan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditangkap KPK: Saya Lagi Tidur Dijemput

Baca juga: Partai Pengusung Nurdin Abdullah Maju Pilgub Sulsel 2018: PDIP, PKS, PAN

Kemudian, Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto (AS), selaku kontraktor yang diduga memberikan suap kepada Nurdin.

Terhadap Edy, Firly mengatakan, KPK menahannya di Rutan KPK cabang Kavling C1.

Sementara Agung ditahan di Rutan KPK di Gedung Merah Putih.

“Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di lingkungan Rutan KPK, para tersangka akan dilakukan isolasi mandiri di Rutan KPK Kavlin C1,” ucap Firli.

Pengakuan Nurdin Abdullah

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Satgas Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) tiba di Gedung Merah Putih.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved