Breaking News:

Pringsewu

DPR RI Dorong Masyarakat Lakukan Penghijauan yang Tidak Berisiko Hukum

DPR RI mendorong masyarakat melaksanakan penghijauan yang tidak mengakibatkan risiko hukum pada kemudian hari.

Tribunlampung.co.id/Didik
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin memberi masyarakat tanaman buah alpukat untuk penghijauan. DPR RI Dorong Masyarakat Lakukan Penghijauan yang Tidak Berisiko Hukum 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - DPR RI mendorong masyarakat melaksanakan penghijauan yang tidak mengakibatkan risiko hukum pada kemudian hari.

Terutama ketika mengambil hasil dari apa yang telah ditanam tersebut.

Seperti tanaman kayu.

"Kalau 30 tahun lagi dipotong, bisa ditangkap Polisi Kehutanan karena dianggap kayu ilegal," kata Ketua Komisi IV DPR RI Sudin di reses, Selasa, 2 Maret 2021 kemarin di GSG Kecamatan Sukoharjo.

Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung ini yakin, masyarakat tidak akan menjaga bila diberi tanaman kayu.

Oleh karena itu, dia memberi masyarakat tanaman buah alpukat. 

Menurutnya, tanaman buah lebih mempunyai hasil dengan nilai jual tinggi.

Disamping manfaat penghijauan. 

Tidak hanya itu, Sudin mendorong agar masyarakat melakukan penanaman.

Juga memanfaatkan lahan pekarangan untuk tanaman sayuran. 

"Daripada nganggur, tanam-tanam kan menghasilkan. Bisa dimakan, selebihnya dijual," ujarnya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung Jekvy Hendra mengatakan, setiap wilayah itu mempunyai kondisi lahan yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, dalam konteks penanaman pihaknya akan menginformasikan kebutuhan pupuk dalam satu wilayah itu sebarapa banyak.

Sehingga pohon buah yang ditanam ini dapat tumbuh sebagaimana yang diinginkan. 

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik )

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved