Breaking News:

Lampung Selatan

Lagi, KSKP Bakauheni Gagalkan Pengiriman Burung Liar Tanpa Dokumen Resmi

KSKP Bakauheni kembali menggagalkan upaya pengiriman burung liar tanpa dokumen resmi.

Dokumentasi KSKP Bakauheni
KSKP Bakauheni kembali amankan ribuan burung liar tanpa dokumen resmi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATANKSKP Bakauheni kembali menggagalkan upaya pengiriman burung liar tanpa dokumen resmi.

Ribuan burung liar ini diamankan dari pemeriksaan rutin di sea port interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Kapol KSKP Bakauheni, AKP Ferdiansyah mengatakan, ada sekitar 1.090 ekor burung liar yang ditempatkan dalam 35 keranjang buah dan 5 kardus besar serta 34 kardus kecil.

Ribuan burung liar ini diamankan dari kendaraan yang dikemudikan Yoppy Febriansyah, warga Pringsewu.

Baca juga: 27 Warga Lampung Selatan Ajukan Permohonan Ganti Foto e-KTP di Disdukcapil

Baca juga: 20 Pekerja Media di Lampung Selatan Divaksinasi Covid-19

“Saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan BE 1057 UR yang dikemudikan saudara Yoppy, didapati puluhan keranjang dan kardus."

"Di dalamnya kami menemukan ribuan burung liar,” terang mantan kasat narkoba Polres Lampung Selatan ini, Selasa (2/3/2021) malam.

Menurut AKP Ferdiansyah, Yoppy selaku sopir kendaraan tidak dapat menunjukan dokumen resmi yang dipersyaratkan untuk membawa/mengangkut hewan.

Pengakuan yang bersangkutan, ribuan burung liar tersebut dibawanya dari rest area KM 87 Lampung Selatan.

Rencananya, ribuan burung liar tanpa dokumen resmi tersebut akan dibawa ke Jakarta.

“Sopir mengaku mendapatkan upah Rp 3 juta. Pembayaran akan dilakukan setelah ribuan burung tersebut sampai ke tujuan,” kata AKP Ferdiansyah.

Baca juga: Thamrin Serahkan Nota Plh ke Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto

Baca juga: KTNA Lampung Selatan Berharap Nanang-Pandu Lebih Berpihak Kepada Petani

Ia menambahkan, pengangkutan/pengiriman hewan yang tidak dilengkapi dokumen resmi ini melanggar UU nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Serta UU nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem.

Jenis burung yang diamankan di antaranya, cucak ijo besar, cucak ranting, burung kinoy, cucak ijo mini, betet kecil, takur api, eket layongan, poksai kepala putih, cililin, sepah raja dan beberapa jenis lainnya.

“Untuk penanganan lebih lanjut, kami berkordinasi dengan Balai Karantina Pertanian kelas I Bandar Lampung Wilker Bakauheni serta dengan petugas BKSDA Bengkulu – Lampung yang ada di pelabuhan Bakauheni,” terang AKP Ferdiansyah.

( Tribunlampung.co.id / Dedi Sutomo )

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved