Breaking News:

UMKM Lampung

Cerita Warga Kota Metro Sulap Sampah Plastik Jadi Uang Puluhan Juta

Zaenal Abidin, warga Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro itu, sulap sampah plastik sebagai mata pencarian utama.

Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Dua warga di Kota Metro saat sedang mengeringkan sampah plastik seusai dicacah, Senin (8/3/2021). Zaenal Abidin, warga Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro itu, sulap sampah plastik sebagai mata pencarian utama. Dalam satu bulan Zaenal Abidin bisa mengumpulkan pundi-pundi uang hingga puluhan juta rupiah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Tak berharganya sampah plastik di mata masyarakat umum, justru dimanfaatkan Zaenal Abidin.

Warga Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro itu, sulap sampah plastik sebagai mata pencarian utama.

"Semua sampah memang identik dengan kuman dan bakteri."

"Namun, bagi saya, sampah itu penghasil rupiah terbesar."

Baca juga: Detik-detik Pengendara Mobil di Metro Tabrak Begal hingga Terjatuh

Baca juga: Aksi Heroik Pengendara Mobil di Metro, Tabrak Begal hingga Terjatuh

"Khususnya sampah plastik yang memang dapat didaur ulang," ungkap Zaenal Abidin, yang mendirikan Bank Sampah Wijaya Kusuma Tejo Agung, saat ditemui, Senin (8/3/2021).

Zaenal menceritakan, dalam sehari, ia bisa menerima empat hingga lima kuintal sampah plastik.

Sampah-sampah tersebut kemudian dijadikan cacahan yang nantinya akan dibuat menjadi biji plastik oleh perusahaan daur ulang.

Dua warga di Kota Metro saat sedang mengeringkan sampah plastik seusai dicacah, Senin (8/3/2021). Zaenal Abidin, warga Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro itu, sulap sampah plastik sebagai mata pencarian utama. Dalam satu bulan Zaenal Abidin bisa mengumpulkan pundi-pundi uang hingga puluhan juta rupiah.
Dua warga di Kota Metro saat sedang mengeringkan sampah plastik seusai dicacah, Senin (8/3/2021). Zaenal Abidin, warga Kelurahan Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro itu, sulap sampah plastik sebagai mata pencarian utama. Dalam satu bulan Zaenal Abidin bisa mengumpulkan pundi-pundi uang hingga puluhan juta rupiah. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

"Nah, berbagai macam plastik akan kami pisahkan lagi jenisnya."

"Karena setiap jenis itu kan beda-beda harga."

"Sampah plastik itu kurang lebih ada 30 jenis yang akan didaur ulang," imbuh Zaenal Abidin.

Baca juga: Kolaborasi Eksklusif, Rektor dan Warek II UM Metro Bahas Pendidikan di Masa Kenormalan Baru

Baca juga: Metro Target Miliki 22 Kampung Tangguh Mandiri

Halaman
1234
Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved