Apa Itu

Apa Itu Fermentasi

Berikut penjelasan mengenai apa itu fermentasi. Fermentasi adalah salah satu teknik kuno untuk pengawetan makanan.

Tayang:
Penulis: Reni Ravita | Editor: Resky Mertarega Saputri
Kompas.com
apa itu fermentasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Berikut penjelasan mengenai apa itu fermentasi.

Banyak makanan fermentasi dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Salah satu yang terkenal di Indonesia adalah tempe.

Fermentasi adalah salah satu teknik kuno untuk pengawetan makanan.

Baca juga: Apa Itu Rumah Betang Uluk Palin

Baca juga: Apa Itu Cerita Fiksi

Proses ini masih digunakan sampai sekarang untuk menghasilkan beragam makanan atau minuman, seperti tempe, sauerkraut (asinan kubis), acar, wine, yoghurt, kefir, kimchi, keju, hingga kombucha.

Dalam artikel Kompas.com tayang Senin (2/11/2020), makanan fermentasi bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Bahkan faktanya, makanan fermentasi sering kali lebih bergizi daripada yang tidak difermentasi. Makanan yang telah difermentasi berbeda dengan makanan basi.

Makanan yang telah melewati proses fermentasi merupakan makanan yang layak dikonsumsi.

Proses fermentasi pada makanan

Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dengan menggunakan keadaan yang disebut dengan tanpa udara atau oksigen. Istilah ini sering disebut anaerobik.

Baca juga: Apa Itu Aset

Baca juga: Apa Itu Stunting, Penyebab dan Ciri-ciri Stunting Pada Anak

Fermentasi merupakan proses pengawetan makanan alami, di mana mikroorganisme seperti ragi dan bakteri mengubah karbohidrat, seperti pati dan gula menjadi alkohol atau asam.

Alkohol atau asam berfungsi sebagai pengawet alami dan bisanya akan memberikan rasa yang kuat dan kekenyalan pada makanan yang difermentasi.

Fermentasi juga dapat mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan yang dikenal sebagai probiotik.

Probiotik sendiri telah terbukti bisa meningkatkan fungsi kekebalan serta kesehatan pencernaan dan jantung. Itulah sebabnya, dalam proses fermentasi, gula adalah salah satu bahan paling umum yang digunakan dalam proses fermentasi.

Biasanya agar proses fermentasi berlangsung diperlukan adanya mikroorganisme yang akan membantu memecah glukosa menjadi alkohol atau asam.

Salah satu mikroorganisme yang penting dalam proses fermentasi adalah ragi.

Jenis ragi sangat banyak, tapi yang sering dijadikan bahan sebagai proses fermentasi adalah Saccharomyces cerevisiae.

Dalam proses fermentasi, ragi jenis ini lah yang nantinya akan memecah gula menjadi alkohol dan karbon dioksida.

Berikut jenis makanan hasil fermentasi, dikutip dari Kompas.com

1. Tempe

Tempe adalah hasil makanan fermentasi dari kacang kedelai.

Dalam prosesnya, kacang kedelai direndam selama 12-18 jam lalu dibungkus selama 2 hari.

2. Tapai Singkong

Makanan ini berbahan dasar ubi kayu atau singkong.

Singkong yang biasa diolah menjadi tapai adalah singkong manis yang berwarna putih atau kuning.

3. Peuyeum

Serupa tapi tak sama dengan tapai singkong, peuyeum sama-sama berbahan dasar singkong.

Yang membedakan adalah, pembuatan peuyeum biasanya singkong dibiarkan utuh, hanya dipotong di bagian pangkal dan ujungnya kemudian dikupas.

4. Oncom

Oncom adalah makanan fermentasi yang berasal dari suku Sunda dan terkenal sebagai makanan khas Jawa Barat.

Oncom ada dua jenis yaitu oncom merah dan oncom hitam.

Oncom merah dibuat dari ampas tahu yang difermentasikan.

Oncom hitam dibuat dari ampas kacang tanah yang terkadang dicampur dengan ampas singkong.

Proses fermentasi oncom memerlukan waktu selama 2-3 hari.

5. Brem

Brem adalah makanan fermentasi khas Madiun dan Wonogiri.

Bahan yang digunakan untuk membuat brem adalah beras ketan atau air tapai ketan lalu difermentasikan dengan ragi Saccharomyces cewevisiae.

Setelah itu, dilakukan proses pemanasan dan ditambahkan asam organik.

Proses ini bereaksi dengan alkohol menghasilkan rasa khas brem.

6. Kecap Manis

Kecap manis adalah produk bahan makanan Indonesia yang melalui dua tahap fermentasi yakni fermentasi bahan baku dan fermentasi pada larutan garam.

Pada pembuatan kecap manis di pabrik tradisional, kamu dapat melihat gentong tanah liat berukuran besar tempat fermentasi kecap.

7. Terasi

Terasi adalah salah satu bumbu masakan yang punya rasa dan aroma khas yang kuat.

Ada banyak daerah penghasil terasi di Indonesia, yaitu Medan, Bangka, Cirebon, Lombok dan wilayah lain.

Baca juga: Apa Itu Podcast

Baca juga: Apa Itu Makhluk Hidup

Itulah penjelasan mengenai apa itu fermentasi( Tribunlampung.co.id / Reni Ravita )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved