Breaking News:

Tulangbawang

3 Terdakwa Korupsi Anggaran Reses Fiktif DPRD Tulangbawang Kembalikan Kerugian Negara

Terdakwa korupsi anggaran reses fiktif di Tulangbawang kembalikan uang kerugian negara ke Kejaksaan Negeri Tulangbawang pada Jumat (12/3/2021) siang.

Dokumentasi Kejari Tulangbawang via Kompas.com
Pengembalian uang kerugian negara akibat korupsi reses fiktif di Sekretariat DPRD Tulangbawang. Tiga terdakwa korupsi anggaran reses fiktif di Tulangbawang kembalikan uang kerugian negara ke Kejaksaan Negeri Tulangbawang pada Jumat (12/3/2021) siang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Terdakwa korupsi anggaran reses fiktif di Tulangbawang kembalikan uang kerugian negara ke Kejaksaan Negeri Tulangbawang pada Jumat (12/3/2021) siang.

Ketiga terdakwa menyerahkan uang sejumlah Rp 921.288.200 terkait kasus korupsi anggaran reses fiktif DPRD Tulangbawang periode 2018–2019.

Hal tersebut dibenarkan Kasipenkum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan.

Andrie mengatakan, uang kerugian negara itu dikembalikan tiga pegawai Sekretariat DPRD Tulangbawang yang menjadi terdakwa anggaran reses fiktif tersebut.

Baca juga: Penanganan Covid-19 di Tulangbawang Barat, Bupati Umar: Uluan Nughik Akan Jadi Kota Tanggap Pandemi

Baca juga: No Rapid No Meeting, Konsep Pengendalian Covid-19 di Tulangbawang

Ketiganya yakni, Badruddin (sekretaris), Nurhadi (bendahara pengeluaran), dan Syahbaru (PPTK Pelayanan Administrasi Perkantoran Sekretariat).

“Para terdakwa disidangkan atas perkara tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di lingkungan Sekretariat DPRD Tulangbawang TA 2018-2019,” kata Andrie W Setiawan seperti dikutip dari kompas.com, Sabtu (13/3/2021).

Andrie menambahkan, kerugian negara yang telah dikembalikan itu terdiri dari uang tunai dan satu unit mobil.

Rinciannya, satu unit Honda Jazz tahun 2017 senilai Rp 212.415.000 dari terdakwa Syahbari.

Kemudian uang tunai sebesar Rp 708.873.200 yang diserahkan ketiga terdakwa, Nurhadi (Rp 8.873.200), Badruddin (Rp 100.000.000), dan Syahbari (Rp 600.000.000).

Andrie menjelaskan, uang tunai sebesar Rp 708.873.200 itu dititipkan di dalam rekening penerimaan lainnya (RPL) Kejaksaan Negeri Tulangbawang di Bank BRI.

Baca juga: Suami Tembak Istri dengan Senpi Rakitan di Tulangbawang Akhirnya Dibekuk Polisi

Baca juga: Tahun Ini Kuota BBM untuk Tulangbawang Barat Turun

Halaman
12
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved