Perjuangan Lampung Street Feeding Peduli Kucing Liar: Kabur hingga Dicakar
Ketua Lampung Street Feeding, Melly Triana Eryesma Anwar, mengatakan, pernah menjumpai kucing yang kabur ketika akan diberi makan.
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berinteraksi secara langsung dengan kucing-kucing liar, banyak tantangan yang dihadapi Lampung Street Feeding.
Ketua Lampung Street Feeding, Melly Triana Eryesma Anwar, mengatakan, pernah menjumpai kucing yang kabur ketika akan diberi makan.
"Dia kayak ketakutan gitu, bisa karena stres atau trauma," ucapnya kepada Tribunlampungwiki.com, Senin, 1 Maret 2021.
Tindakan lain yang juga lazim dialami adalah dicakar.
Beberapa kucing yang agresif dapat mencakar manusia tanpa pikir panjang.
Dalam kondisi tersebut, Lampung Street Feeding tak melakukan penanganan lebih lanjut.
Selain untuk melindungi diri sendiri, juga menjaga agar si kucing tak merasa stres.
Meski berfokus pada kucing liar, Lampung Street Feeding juga tak menutup diri untuk merawat hewan-hewan liar lainnya seperti anjing.
"Kita kasih makan juga kalau ketemu," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/lampung-street-feeding-1.jpg)