Breaking News:

Pringsewu

Antisipasi Penyalahgunaan Senpi, Ratusan Personel Polres Pringsewu Jalani Tes Psikologi

Kabag Sumda Kompol Efendi Koto mengatakan, bila tes ini wajib diikuti anggota yang memegang senjata dinas dan anggota calon pemegang senjata. 

Tribunlampung.co.id/Didik
Personel saat menjalani tes psikologi. Antisipasi Penyalahgunaan Senpi, Ratusan Personel Polres Pringsewu Jalani Tes Psikologi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Ratusan personel Polres Pringsewu menjalani tes psikologi, Rabu, 17 Maret 2021 di Balai Pendopo Kabupaten Pringsewu.

Tes psikologi tersebut diperuntukkan bagi personel pemegang senjata api (senpi) dinas Polri.

Kabag Sumda Kompol Efendi Koto mengatakan, bila tes ini wajib diikuti anggota yang memegang senjata dinas dan anggota calon pemegang senjata. 

"Dari hasil tes ini dapat diketahui apakah masih layak atau tidak memegang senjata api. Kegiatan ini juga rutin dilakukan per 6 bulan," kata Efendi.

Dia  menegaskan, bahwa anggota Polri pemegang senpi tidak sembarangan.

Namun sudah melalui tes uji kelayakan.

Tes ini pun tidak menjamin seorang anggota bisa memegang senpi secara terus menerus. 

Jika hasil tesnya menunjukkan yang bersangkuta mempunyai emosional tinggi dan tidak terpenuhinya syarat lain, secara otomatis surat izin dan senpi ditarik.

Dia menekankan, bahwa tes ini merupakan prosedur wajib yang harus dilalui sesuai Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Perkap) Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Serta Perkapolri Nomor 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian.  

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved