Breaking News:

Lampung Tengah

Bupati Musa Ahmad dan Kapolres Popon Sambangi Korban Pertikaian di Anak Tuha

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro bersilaturahmi ke rumah korban pertikaian di Kecamatan Anak Tuha

Tribun Lampung/Syamsir Alam
SILATURAHMI - Bupati Musa Ahmad dan Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro saat silaturahmi menyambangi keluarga korban kerusuhan di Kecamatan Anak Tuha, Rabu (17/3). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH  - Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad dan Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro bersilaturahmi ke rumah korban pertikaian kelompok warga beberapa waktu lalu di Kecamatan Anak Tuha, Rabu (17/3).

Pada kesempatan itu, Musa Ahmad mengimbau kepada masyarakat di kabupaten itu, agar dapat menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan kekeluargaan.

Menurut bupati, keberagaman dan suku dan budaya di Lamteng, sudah seharusnya menjadi contoh yang baik untuk seluruh wilayah lainnya di Provinsi Lampung.

"Lamteng memiliki banyak kebudayaan, adat istiadat dan agama. Seharusnya itu yang menjadi kekuatan kita bersama, saling menghargai, saling menjaga dan melestarikan," terang Musa Ahmad.

Ia mengimbau, agar konflik yang mengatasnamakan SARA tidak pernah lagi terjadi di kabupaten bergelar Jurai Siwo itu.

Baca juga: Musa Ahmad Agendakan Gowes Berjaya Tiap Pekan

"Saya berduka yang sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa karena permasalah yang lalu. Saya sangat berharap kejadian konflik apapun tidak lagi terjadi di kabupaten kita ini," imbuhnya.

Sementara Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengimbau, agar seluruh permasalahan hukum diserahkan kepada pihak berwajib, dan tidak dilakukan upaya main hakim sendiri.

"Serahkan pada proses hukum yang sedang berjalan. Kepolisian akan bertindak sesuai hukum, siapa yang bersalah akan ditindak," kata AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

Baca juga: Musa Ahmad Sebut Lampung Tengah Topang Pangan Nasional

Popon juga mengajak seluruh tokoh agama, adat, dan pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga segala permasalahan dapat diselesaikan dengan kekeluargaan.

Pada kesempatan itu, Bupati Musa Ahmad dan Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro menyerahkan bantuan tali asih kepada kelurga korban Edison Raka di Kampung Haji Pemanggilan dan Abdul Rahman di Kampung Bumi Aji.

Kedua warga tersebut merupakan korban pertikaian dua kelompok warga di Kecamatan Anak Tuha pada Januari 2021 lalu.

Pertikaian itu dilatari kesepahaman dua kelompok warga terkait pengolahan sejumlah luas lahan di Kampung Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved