Berita Nasional

Kejutan Ulang Tahun Berujung Petaka, 2 Bocah Tenggelam Usai Pecahkan Telur ke Kepala Teman

Sebelum tenggelam, seorang korban bermaksud memberi kejutan ulang tahun dengan memecahkan telur di kepala temannya.

Istimewa
Dua orang remaja berinisial AA (15) dan SA (10) dilaporkan tenggelam di sungai di Kampung Tangkil Timur, Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Minggu (21/3/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BOGOR - Kejutan ulang tahun berujung petaka. Dua bocah 7 tahun dan 8 tahun dilaporkan tenggelam di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Minggu (21/3/2021).

Sebelum dilaporkan tenggelam, seorang korban bermaksud memberi kejutan ulang tahun dengan memecahkan telur di kepala temannya.

Keduanya lantas bermaksud membersihkan diri di sungai.

Saat itulah kedua korban saling bercanda dengan mendorong tubuh korban hingga jatuh ke sungai. 

Baca juga: Kecelakaan Tragis Anak Punk Tewas Terjepit Roda Truk saat Hendak Menumpang

Baca juga: Kecelakaan Maut Satu Keluarga Masuk Jurang: 1 Orang Tewas, 1 Belum Ditemukan

Jasad korban AA (8) ditemukan Tim SAR sedangkan korban SA (7) belum ditemukan.

Kronologi

Dua anak perempuan berinisial AA (8) dan SA (7) dilaporkan tenggelam dan hanyut di Sungai Cianiwung, Kampung Gunung Tangkil Timur, RT 02/05, Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Minggu (21/3/2021).

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor Muhammad Adam Hamdani mengatakan bahwa peristiwa korban tenggelam terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Awalnya sekitar pukul 15.30 WIB korban AA sedang berulang tahun dan diberikan kejutan atau surprise dari temannya.

"Saudari AA berulang tahun, lalu diberikan kejutan kepala korban dengan ceplok telur," kata Adam saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Minggu (21/3/2021) malam.

Kemudian jelang petang, korban AA pergi ke Sungai Cianiwung untuk membersihkan rambutnya yang kotor karena ceplok telur tersebut.

Di sana, rekannya Saudari SA mengajaknya bercanda dengan mendorong AA ke aliran Sungai Cianiwung.

"Lalu Saudari AA yang jatuh ke sungai berusaha menarik Saudari SA hingga akhirnya kedua korban tersebut terbawa hanyut aliran Sungai Cianiwung," terang Adam.

Setelah dilaporkan hilang, tim SAR gabungan diterjunkan dan korban AA berhasil ditemukan sejauh sekitar 3 km dari titik awal tenggelam dalam kondisi meninggal dunia.

Sedangkan korban SA sampai Minggu (21/3/2021) malam masih hilang.

"Korban sudah diketemukan atas nama AA 3 km dari titik kejadian di lokasi Jembatan Cibeber 1 dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan SA belum ditemukan.

Untuk operasi pencarian hari ini sudah dihentikan karena mengingat tidak ada SOP pencarian malam hari, dilanjut besok," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di bogor.tribunnews.com
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved