Breaking News:

Lampung Tengah

Nasib Gembong Pencuri setelah Satroni Rumah Pensiunan TNI di Lampung Tengah

Nasib seorang gembong penjahat bernama Hipni (45) setelah mencuri di rumah pensiunan TNI di Lampung Tengah.

Dok Polres Lampung Tengah
Gembong penjahat bernama Hipni dilumpuhkan Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Nasib seorang gembong penjahat bernama Hipni (45) setelah mencuri di rumah pensiunan TNI di Lampung Tengah.

Warga Kampung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, itu diketahui merupakan otak aksi sejumlah kasus pembegalan dan pencurian di Lampung Tengah.

Rentetan aksi kriminalitas yang dilakukan pelaku Hipni, antara lain, pencurian di rumah purnawirawan TNI di Kampung Sidowaras, Kecamatan Bumiratu Nuban, April 2020 lalu.

"Pelaku Hipni merupakan DPO nomor Reskrim/345/IV/2020. April lalu ia bersama komplotannya melakukan pencurian di purnawirawan TNI," beber Kepala Satreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edy Qorinas, Minggu (21/3/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Tembak Gembong Begal di Lampung Tengah

Baca juga: Driver Taksi Online di Bandar Lampung Pernah Alami Aksi Begal Mobil

Dalam aksinya, Hipni cs menggondol dua unit sepeda motor.

Hipni dan rekan-rekannya juga diketahui melakukan sejumlah aksi kriminal lainnya di wilayah hukum Polres Lamteng dalam rentang satu tahun terakhir.

Hipni saat ini masih mendekam di ruang tahanan Polres Lampung Tengah.

Ia akan dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Kepala Satreskrim AKP Edy Qorinas mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, Hipni ditangkap di rumahnya, Jumat (19/3/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi terpaksa menghadiahi timah panas di kaki Hipni.

"Saat akan kami lakukan penangkapan, anggota di lapangan dihalang-halangi oleh rekan dan kerabat pelaku," terang AKP Edy Qorinas, Minggu (21/3/2021).

Selanjutnya, Hipni mencoba memberikan perlawanan dan melarikan diri dari sergapan Tekab 308 Satreskrim Polres Lamteng.

"Karena tindakan perlawanan yang dilakukan pelaku kepada anggota di lapangan, akhirnya pelaku diberikan tindakan tegas terukur di bagian kakinya," ujarnya.

Hipni kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Selanjutnya ia dibawa ke Mapolres Lamteng untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. ( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved