Breaking News:

Metro

Metro Targetkan 35 Ton Gabah Kering Tahun 2021

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menargetkan 35,5 ton gabah kering pada masa tanam (MT) I tahun 2021.

Tribunlampung.co.id/Indra
Wali Kota Metro Wahdi panen perdana MT I di Kelurahan Purwoasri, Metro Utara. Metro Targetkan 35 Ton Gabah Kering Tahun 2021 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menargetkan 35,5 ton gabah kering pada masa tanam (MT) I tahun 2021.

Wali Kota Wahdi mengatakan, dengan luas lahan sawah sekitar 2.948 hektare dan produktivitas gabah 6,4 ton per hektare, maka target produksi pada tahun 2021 diprediksi sekitar 35,54 ton gabah kering

"Untuk MT I ini yang dapat menanam sekitar 2.923 hektar yang tanam dan musim tanam II sekitar 2.631,5 hektar," tukasnya saat panen perdana MT I di Kelurahan Purwoasri, Metro Utara, Rabu (24/3/2021).

Ia mengaku, Pemkot Metro akan memberikan perhatian serius dalam pembangunan sektor pertanian.

Serta berkomitmen mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani.

"Karena pertanian tak hanya berperan menyediakan bahan pangan, tapi juga jadi penopang keberhasilan pengentasan kemiskinan. Dan menjadi lahan lapangan kerja maupun sumber pendapatan bagi sebagian besar masyarakat kita," terangnya.

Ia mengaku, wilayah di Indonesia sebagian besar mengalami kemarau.

Sementara saluran irigasi Sekampung Batanghari, mulai pintu air KBH 8A masih mengalami perbaikan.

Sehingga ada sebaian wilayah yang tidak dapat jatah gadu.

Dengan kondisi tersebut, sekitar sepuluh persen area persawahan, terutama di wilayah ujung atau yang posisi lahan lebih tinggi akan mengalami kekurangan aliran air. Sehingga ditanami jagung atau tanaman palawija lainnya.

"Saya minta jajaran dapat memberikan berbagai kemudahan kepada para petani untuk mendapatkan sarana produksi dan mengurangi biaya produksi. Serta menyediakan subsidi benih, pupuk bersubsidi dan alat pertanian," imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro Hery Wiratno menambahkan, para petani telah mampu menanam padi selama 4 kali berturut-turut dengan produktivitas yang cukup baik.

"Itu berkisar antara 6,4 sampai 7,2 ton per hektar gabah kering panen," tuntasnya.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Baca berita Metro lainnya

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved