Breaking News:

Universitas Lampung

Unila Kukuhkan 107 Insinyur Pogram Studi Program Profesi Insinyur

 Universitas Lampung (Unila) merupakan satu dari 40 perguruan tinggi yang mendapat mandat menyelenggarakan program profesi insinyur pada tahun 2017 ol

ist
Universitas Lampung (Unila) merupakan satu dari 40 perguruan tinggi yang mendapat mandat menyelenggarakan program profesi insinyur pada tahun 2017 oleh Kemenristekdikti dalam rangka menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung (Unila) merupakan satu dari 40 perguruan tinggi yang mendapat mandat menyelenggarakan program profesi insinyur pada tahun 2017 oleh Kemenristekdikti dalam rangka menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014.

Pogram Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Universitas Lampung memperoleh izin operasional tahun 2018, saat ini telah memiliki lima angkatan dengan total seluruhnya 242 insinyur.

Sabtu, 27 Maret 2021, Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., berkesempatan menyaksikan dan membuka acara Pengukuhan 107 insinyur PS.PPI Unila Tahun Akademik 2020/2021, di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung.

Satu di antara yang dikukuhkan adalah Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan TIK Unila Prof. Suharso, Ph.D., yang pada 9 Februari 2021 menyelesaikan Ujian Verifikasi Dokumen RPL sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Insinyur (Ir) pada PSPPI Unila.

Prof. Karomani saat menyampaikan sambutan mengatakan, gelar profesi insinyur sebagaimana dimaksud pada Pasal 9 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014, diberikan kepada perguruan tinggi penyelenggara program profesi insinyur yang bekerja sama dengan kementerian terkait.

Acara pengukuhan ini merupakan bagian dari amanat undang-undang tersebut. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang telah bekerja sama dengan Unila untuk mencetak para insinyur andal.

Para insinyur lulusan PS.PPI semester genap tahun ajaran 2020/2021 yang sudah dinyatakan lulus diharapkan dapat bekerja sesuai dengan kode etik keinsinyuran. Fungsi dan peran insinyur sepenuhnya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014.

Pada undang-undang tersebut terdapat berbagai poin penting terkait peran insinyur dalam pembangunan bangsa dan negara. Insinyur adalah aktor utama dalam pembangunan yang terlibat dalam fase inisiasi, perencanaan, eksekusi, dan monitoring.

Semua membutuhkan insinyur-insinyur andal yang mengedepankan profesioalisme, etika, dan integritas dengan menjunjung tinggi kode etik profesi. Dirinya meyakini para insinyur yang baru dikukuhkan akan menjadi insinyur profesional, beretika, dan berintegritas.

Untuk itu orang nomor satu di Unila ini berharap, para insinyur baru melalui program praktisi mengajar di kampus, dapat membimbing dan mengarahkan mahasiswa agar setelah lulus tidak menjadi beban bagi orang tua dan negara.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PII dan Fakultas Teknik (FT) Unila tentang PSPII, penandatanganan nota kesepahaman antara Unila PII Wilayah Sumatra Selatan dan PII Cabang Banyuasin, serta MoU antara Unila dan Universitas Sriwijaya tentang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya.(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved