Apa Itu

Apa Itu Alat Komunikasi Tradisional dan Modern

Untuk penjelasan apa itu komunikasi tradisional dan modern yang dibahas dalam kunci jawaban tema 7 kelas 3 halaman 128.

Penulis: Reni Ravita | Editor: putri salamah
Kompas.com
Apa Itu Alat Komunikasi Tradisional dan Modern 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Untuk penjelasan apa itu komunikasi tradisional dan modern yang dibahas dalam kunci jawaban tema 7 kelas 3 halaman 128.

Alat komunikasi merupakan sarana penting untuk menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari.

Sejak jaman dahulu sampai sekarang, ada banyak jenis alat komunikasi yang digunakan.

Mulai dari alat komunikasi tradisional yang masih menggunakan cara-cara konvensional, hingga alat komunikasi berteknologi modern yang mampu digunakan secara global.

Baca juga: Apa Itu Test GeNose? Mulai 1 April di Jadikan Syarat Perjalan

Baca juga: Apa itu Kenampakan Alam Perairan

Seiring perkembangan jaman, kali ini kami akan mengajak sahabat Qwords untuk mengenal kembali berbagai macam alat komunikasi tradisional dan modern yang pernah digunakan.

Jadi, baca terus artikel berikut ini jika Anda sedang mencari informasi terkait sejarah alat komunikasi yang ada di Indonesia.

Pengertian Alat Komunikasi

Apa itu alat komunikasi? Secara umum, alat komunikasi adalah segala jenis peralatan atau media yang digunakan untuk menyampaikan sekaligus menyebarkan pesan informasi.

Dalam perkembangannya, alat komunikasi dibedakan menjadi dua, yakni tradisional dan modern.

Perbedaan antara alat komunikasi tradisional dan modern sangat besar.

Baca juga: Apa Itu Kenampakan Alam Daratan

Baca juga: Apa Itu Biosfer atau Biogeografi dalam Studi Geografi

Jika jaman dahulu proses komunikasi masih dilakukan dengan penuh keterbatasan, maka kini proses komunikasi jauh lebih advance karena sudah bisa menjangkau seluruh dunia.

Macam-macam Alat Komunikasi

Berikut ini merupakan macam-macam alat komunikasi yang dibedakan berdasarkan zaman penggunaan.

Alat Komunikasi Tradisional

1.Kentongan

Kentongan adalah alat komunikasi tradisional yang sampai sekarang masih banyak digunakan.

Suara khas yang dihasilkan kentongan membuat alat ini mudah dikenali sebagai sinyal atau tanda untuk mengumpulkan orang,

Zaman dahulu, masyarakat Indonesia menggunakan kentongan untuk alat komunikasi masa, sebagai pertanda jika ada kejadian berbahaya seperti maling, gempa bumi, atau orang yang meninggal dunia.

Salah satu isyarat nada kentongan yang paling populer adalah ketika Anda mendengar ketukan tempo pelan berarti menandakan kondisi aman.

Sementara jika terdengar suara kentongan dengan tempo cepat maka menjadi pertanda bahaya datang.

2.Lonceng

Lonceng adalah sebuah benda terbuat dari logam yang bisa menghasilkan suara.

Sama seperti kentongan, lonceng juga menjadi alat komunikasi tradisional yang bisa membuat para pendengarnya paham akan suatu kejadian dan apa saja yang harus dilakukan.

Dahulu kala, lonceng digunakan sebagai alat komunikasi untuk mengumpulkan orang, mengingatkan waktu ibadah, hingga menjadi sinyal bahaya.

3.Teropong Kaleng

Meski identik dengan mainan anak-anak, tetapi teropong kaleng bisa juga digunakan sebagai alat untuk menunjang komunikasi sederhana.

Cara kerja teropong kaleng juga sangat sederhana, yakni menggunakan kaleng sebagai isolator suara dan tali memanjang sebagai perambat suara yang menghubungkan dua orang.

Syarat utama agar teropong kaleng ini bisa bekerja adalah dengan menegangkan tali agar tidak sampai kendur atau longgar.

4.Asap

Satu lagi alat komunikasi tradisional yang biasa digunakan adalah asap.

Biasanya asap menjadi pilihan ketika seseorang tersessat di hutan.

Selain itu, di era nenek moyang kepulan asap umumnya juga digunakan sebagai sinyal peringatan jika ada pasukan musuh yang mendekati kawasan tempat tinggal.

5. Burung Merpati

Terdapat beberapa jenis hewan liar yang bisa dilatih sebagai pembawa pesan.

Namun, secara spesifik burung merpati kerap jadi pilihan.

Hewan ini memiliki reputasi tinggi terkait ketepatan jika bicara soal komunikasi jarak jauh.

Tertarik untuk mencoba? Anda bisa menggunakan sepasang merpati untuk mengirimkan pesan dengan cara menuliskan surat di sebuah kertas, kemudian diikatkan ke bagian kaki atau tubuh agar tidak terlepas.

Berdasarkan catatan sejarah, jenis komunikasi ini cukup populer di era kerajaan, dimana raja sering kali menyebarkan berita atau titah ke seluruh penjuru negeri tanpa harus khawatir adanya miss komunikasi.

Alat Komunikasi Modern

1.Telepon Kabel

Di awal perkembangan teknologi, telepon kabel menjadi alat komunikasi modern yang banyak diminati.

Sesuai namanya, telepon kabel menggunakan jaringan kabel sebagai penghubung antar satu pengguna dengan pengguna lain, hal inilah yang membuat penyebaran jaringan telepon mudah menyebar di wilayah-wilayah pedesaan karena biaya infrastruktur bisa ditekan.

Sayangnya, umum telepon kabel tidak terlalu panjang. Seiring waktu berjalan, masyarakat sudah mulai beralih menggunakan penemuan baru yang lebih modern, yakni ponsel atau telepon genggam.

2.Faksimili

Faksimili adalah alat komunikasi tertulis yang bisa digunakan untuk mengirim pesan dalam bentuk tulisan.

Mesin ini sangat efektif digunakan untuk pekerja kantor yang sehari-hari membutuhkan pengiriman dokumen antar departemen.

3.Smartphone

Seiring perkembangan zaman, telepon yang dulunya menggunakan kabel kini sudah bersifat wireless atau nirkabel.

Saat ini telepon genggam atau ponsel menggunakan sinyal yang dipancarkan oleh tower transmisi dan satelit komunikasi.

Alhasil, perangkat ini menjadi mesin komunikasi modern yang sangat fleksibel.

Kehadiran smartphone juga banyak merubah kebiasaan komunikasi masyarakat.

Menariknya, kita sudah bisa menggunakan smartphone untuk mengakomodir berbagai kebutuhan.

Mulai dari bermain, belajar, komunikasi, hingga memperlancar urusan pekerjaan.

Baca juga: Apa Itu Test GeNose? Mulai 1 April di Jadikan Syarat Perjalan

Baca juga: Apa itu Kenampakan Alam Perairan

Itulah penjelasan apa itu komunikasi tradisional dan modern yang dibahas dalam kunci jawaban tema 7 kelas 3 halaman 128. ( Tribunlampung.co.id / Reni Ravita )

BACA BERITA apa itu lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved