Breaking News:

Lampung Tengah

Perempuan Muda Warga Bandar Mataram Digerebek Polisi saat Asyik Nyabu di Dalam Rumah

Kedapatan sedang asyik mengisap sabu, seorang wanita muda di Kecamatan Bandar Mataram digerebek dan ditangkap pihak kepolisian.

Dokumentasi Polisi
Pelaku DRS diamankan Polsek Seputih Mataram. Perempuan Muda Warga Bandar Mataram Digerebek Polisi saat Asyik Nyabu di Dalam Rumah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Kedapatan sedang asyik mengisap sabu, seorang wanita muda di Kecamatan Bandar Mataram digerebek dan ditangkap pihak kepolisian.

Penangkapan pelaku berinisial DRS (23) dilakukan, Rabu (31/3/2021) lalu di rumah pelaku di Kampung Sriwijaya Mataram, Kecamatan Bandar Mataram.

Kapolsek Seputih Mataram Iptu Ramdani mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro menerangkan, pihaknya mendapatkan informasi warga, jika ada salah satu rumah yang biasa dijadikan tempat transaksi dan pesta narkoba.

"Laporan warga itu kami dalami dengan melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap tempat dan ciri-ciri pelakunya," terang Iptu Ramdani, Jumat (2/4/201).

Penggerebekan dilakukan jajaran Polsek Seputih Mataram, dan di dalam rumah yang dituju terdapat seorang perempuan yang sedang asyik mengisap sabu.

"Pelaku DRS seorang diri di dalam kamar, dia sedang asyik mengisap sabu saat kami lakukan penggerebekan," sebut Kapolsek.

Di dalam rumah polisi mengamankan barang bukti berupa satu alat hisap sabu/bong, dua buah pastik klip sisa pakai, dua bilah pisau kecil.

Dua buah korek api gas, empat buah kaca pirek, dan tiga buah pipet putih. Setelah itu pelaku DRS beserta barang buktinya diamankan di Mapolsek Seputih Mataram guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatan, pelaku DRS dijerat dengan pasal 112 ayat ( 1 ) dan atau Pasal 127 ayat (1) hurup (a) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman dan atau setiap penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri, dipidana dengan hukuman 4 sampai 12 tahun penjara.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Baca berita Lampung Tengah lainnya

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved