Apa Itu

Apa Itu Fotosintesis?

Berikut ini adalah penjelasan tentang apa itu fotosintesis, beserta dengan proses fotosintesis.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Riyo Pratama
Britannica.com
Ilustrasi apa itu fotosintesis 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tak hanya manusia dan hewan, tumbuhan sebagai makhluk hidup juga memerlukan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Cara tumbuhan memperoleh nutrisi pun berbeda dengan manusia, dan hewan, yakni dengan fotosintesis.

Tapi sudah tahu belum apa itu fotosintesis?

Berikut penjelasannya!

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fotosintesis adalah pemanfaat energi cahaya matahari (cahaya matahari buatan) oleh tumbuhan berhijau daun atau bakteri untuk mengubah karbondioksida dan air menjadi karbohidrat.

Sedangkan menurut laman Britannica, fotosintesis adalah sebuah proses di mana tumbuhan hijau dan organisme mengubah cahaya menjadi energi kimia.

Selama fotosintesis pada tanaman hijau, energi cahaya ditangkap dan digunakan untuk mengubah air. Karbon dioksida, dan mineral menjadi oksigen dan senyawa organik yang kaya energi.

Proses Fotosintesis

Istilah fotosintesis berasal dari bahasa Yunani, yaitu foto dan synthesis.

Foto berarti cahaya sedangkan synthesis berarti menggabungkan atau penggabungan.

Sehingga secara sederhana, fotosintesis dapat diartikan sebagai proses penggabungan zat-zat untuk menghasilkan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan dengan melibatkan cahaya matahari, dan enzim.

Dilansir dari Kompas.com (1/4/2020), proses fotosintesis ini bisa dilakukan oleh tumbuh-tumbuhan, beberapa jenis alga dan juga bakteri yang memiliki kloropas untuk menghasilkan energi/nutrisi yang akan digunakan dalam berbagai aktivitas.

Zat-zat yang diperlukan untuk fotosintesis antara lain air, mineral, dan karbondioksida.

Cahaya matahari yang digunakan dalam proses fotosintesis adalah spektrum cahaya tampak, dari ungu sampai merah.

Selama proses fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh pada proses fotosintesis antara lain:

Memproduksi zat makanan berupa glukosa.

Glukosa merupakan bahan dasar pembangun zat makanan lainnya, yaitu lemak dan protein dalam tubuh tumbuhan.

Zat-zat ini menjadi makanan bagi hewan maupun manusia.

Membantu membersihkan udara, yaitu mengurangi kadar CO2 (karbon dioksida) di udara karena CO2 adalah bahan baku dalam proses fotosintesis.

Sebagai hasil akhir, selain zat makanan adalah O2 (Oksigen) yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan.

Laju fotosintesis juga dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Secara umum, faktor-faktor yang memengaruhi fotosintesis antara lain:

Faktor dari dalam tubuh tumbuhan:

1. Faktor genetik

2. Umur daun dan kandungan klorofil

3. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis)

4. Tahap pertumbuhan dan perkembangan

5. Faktor lingkungan: Intensitas cahaya

6. Konsentrasi karbondioksida

7. Kadar air dan mineral

8. Suhu

Kemampuan tumbuhan berfotosintesis menyebabkan sisa-sisa tumbuhan yang hidup di masa lalu tertimbun di dalam tanah selama berjuta-juta tahun menjadi batubara sehingga menjadi salah satu sumber energi saat ini.

Proses fotosintesis merupakan serangkaian reaksi kimiawi yang sangat kompleks dan rumit

Secara umum para ahli menjabarkan proses fotosintesis menjadi reaksi terang dan reaksi gelap.

1. Reaksi terang

Merupakan reaksi fotosintesis yang terjadi pada pagi maupun siang hari karena membutuhkan cahaya matahari secara langsung.

Cahaya matahari untuk mengubah molekul air menjadi oksigen dan hidrogen.

2. Reaksi gelap

Meski dalam reaksi gelap tidak membutuhkan cahaya matahari, reaksi ini tidak akan terjadi tanpa adanya reaksi terang terlebih dahulu.

Tujuan dari reaksi gelap adalah untuk mengolah karbon dioksida untuk menjadi glukosa.

Manfaat fotosinstesis

Manusia dan hewan juga mengonsumsi beberapa jenis tumbuhan hijau.

Manusia dan hewan yang mengonsumsi tumbuhan hijau, otomatis juga akan mendapatkan manfaat seperti protein.

Proses fotosintesis pada tumbuhan juga bermanfaat bagi lingkungan karena membutuhkan karbon dioksida.

Fotosintesis yang dilakukan tumbuhan hijau, membantu mengurangi kadar karbon dioksida yang terdapat di lingkungan sekitar.

Fotosintesis juga menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Baca juga berita apa itu lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved