Apa itu
Apa Itu Monera dan Protista
Ahli biologi membagi makhluk hidup ke dalam lima kelompok besar, yakni monera, protista, fungi (jamur), plantae (tumbuhan) serta animalia (hewan)
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Resky Mertarega Saputri
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak pengertaian makhluk hidup menora dan protista dibawah ini.
Para ahli biologi membagi makhluk hidup ke dalam lima kelompok besar, yakni monera, protista, fungi (jamur), plantae (tumbuhan) serta animalia (hewan).
Semua makhluk hidup tersebut memiliki perbedaan ciri serta karakteristiknya.
Misalkan dari jumlah sel yang dimiliki dan lain sebagainya.
Baca juga: Apa Itu Fotosintesis?
Baca juga: Apa Itu Tokoh
Contoh makhluk hidup yang memiliki perbedaan mencolok ialah monera dan protista.
Tahukah kamu apa saja perbedaan monera dan protista?
dilansir dari komps.com yang mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), monera merupakan makhluk hidup yang bersifat mikroskopis.
Artinya untuk melihat keberadaan makhluk hidup ini memerlukan mikroskop.
Monera hanya memiliki satu sel atau bersel tunggal atau uniseluler.
Monera tidak memiliki membran inti (prokariotik) dan berkembang biak dengan cara membelah diri.
Baca juga: Apa Itu Klorofil
Baca juga: Apa Itu Alat Komunikasi Tradisional dan Modern
Dilansir dari situs Biology Wise, berikut ciri-ciri dari monera:
Ukuran monera sekitar 1 mikrometer sehingga harus dilihat dengan mikroskop.
Monera merupakan struktur sel prokariotik yang paling sederhana.
Bahan genetik DNA monera terkandung di dalam sitoplasma yang disebut nukleoid.
Proses sirkulasi dan pencernannya dilakukan melalui difusi.
Sebagian besar monera bisa bertahan hidup di lingkungan yang keras.
Bakteri dan alga biru merupakan contoh monera.
Ada dua jenis bakteri dalam kehidupan manusia, yakni bakteri patogen atau bakteri penyebab penyakit serta bakteri apatogen atau bakteri yang menguntungkan.
Protista
Protista merupakan makhluk hidup yang hanya memiliki satu sel atau bersel tunggal atau uniseluler. Protista memiliki membran inti (eukariotik) serta mampu berkembang biak.
Makhluk hidup yang masuk dalam kingdom protista ada yang bisa dilihat secara langsung tanpa menggunakan mikroskop (makroskopis) dan ada pula yang harus menggunakan mikroskop untuk melihatnya (mikroskopis).
Contoh protista mikroskopis ialah Amoeba, Paramecium dan Saprolegnia sp.
Contoh protista makroskopis ialah alga coklat, alga merah dan alga hijau.
Mengutip dari situs CK12-Foundation - Flexbooks, berikut ciri-ciri protista:
Protista memiliki membran inti (eukariotik) Mayoritas prostita memiliki mitokondria.
Protista bisa menjadi parasit Lebih menyukai lingkungan lembab.
Prostita dapat bereproduksi secara seksual, yakni dengan konjugasi atau secara aseksual dengan pembelahan biner.
Baca juga: Apa Itu April Mop? Tradisi dan Sejarah April Mop
Demikian pengertian menora dan protista. ( Tribunlampung.co.id / Riyo pratama )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-menora-dan-protista.jpg)