Breaking News:

UM Metro

Dosen UM Metro Bantu Pemasaran Produk Olahan Bank Sampah KWT Arimbi Rumbia

Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melalui program Pengabdian kepada Masyarakat bantu pemasaran produk olahan bank sampah milik KWT Arimbi yang

Penulis: Advertorial Tribun Lampung | Editor: Advertorial Tribun Lampung
ist
Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melalui program Pengabdian kepada Masyarakat bantu pemasaran produk olahan bank sampah milik KWT Arimbi yang berlokasi di Rumbia Lampung Tengah, Jum’at (02/04/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melalui program Pengabdian kepada Masyarakat bantu pemasaran produk olahan bank sampah milik KWT Arimbi yang berlokasi di Rumbia Lampung Tengah, Jum’at (02/04/2021).

Tim dosen UM Metro ini adalah Fenny Thresia, S.Pd., M.Pd. selaku ketua tim dibantu Sri Retnaning Rahayu, S.E., M.M. dan Elmira Febri Darmiyanti, M.A.B. sebagai anggota tim.

Fenny menjelaskan, program pengabdian tersebut didesain untuk membantu pemasaran produk olahan bank sampah KWT Arimbi secara daring.

“Memang tidak semua pelaku usaha memiliki kemampuan dalam penggunaan internet sebagai media penjualan yang efektif dan murah. Masyarakat terpaku hanya pada penjualan konvensional atau tradisional yang mengandalkan lokasi niaga dan target pasar yang tidak begitu luas,” jelas Fenny.

Fenny melanjutkan, penggunaan e-commerce yang belum dikembangkan untuk media promosi dan penjualan hasil kerajinan yang diproduksi dari bank sampah yang dikelola oleh masyarakat setempat di KWT Arimbi menjadi fokus utama tim pengabdian ini.

“Langkah pertama adalah dengan pembuatan akun penjualan hasil produk olahan bank sampah KWT Arimbi di media penjualan elektronik, yakni Shopee,” sambungnya.

Senada dengan ketuanya, Sri menambahkan setelah pembuatan akun, maka produk olahan KWT Arimbi akan termuat dalam katalog online.

“Pengembangan akun e-commerce yang berfokus pada kepedulian lingkungan dengan memproduksi barang bermanfaat seperti tikar, tas, dan berbagai produk kerajinan tangan dari olahan sampah yang terdapat di bank sampah. Akun dagang ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar untuk menaikkan pemasaran dan penjualan yang dapat menyumbang pemasukan masyarakat setempat,” ujar Sri.

Sementara Elmira menjelaskan akan ada pendampingan pembuatan katalog cetak yang merupakan produk olahan KWT Arimbi.

“Produk olahan yang dibuat oleh KWT Arimbi akan kami muat dalam katalog versi cetak juga. Tujuannya nanti, pemasaran produk milik Arimbi dapat mengjangkau semua kalangan baik secara online mau pun secara konvensional,” kata Elmira.

Selain itu, tim dosen ini dalam pengaplikasian programnya juga melibatkan tiga mahasiswa UM Metro yakni Happy Chandra, Kurnia Hakim, dan Affifa Azzahra.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved