Breaking News:

Lampung Selatan

Pemilik Kios Tambal Ban dan Anaknya Luka Bakar, Sebuah Mobil Ikut Hangus

Kebakaran yang terjadi di kios tambal ban di Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan mengakibatkan dua korban mengalami luka baka

Tribunlampung.co.id / Dominius
Petugas Inafis Polres Lampung Selatan melakukan olah TKP kebakaran kios tambal ban di Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kebakaran yang terjadi di kios tambal ban di Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan mengakibatkan dua korban mengalami luka bakar.

Kedua korban adalah pemilik kios bernama Herber Manulang (50) dan anaknya, Viktoris Manulang (15).

Herber mengalami luka bakar pada kedua kakinya.

Sedangkan Viktoris Manulang (15) tampaknya mengalami luka cukup serius.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Enrico Sidauruk mengatakan, kedua korban sudah dibawa ke puskesmas setempat.

Kebakaran menghanguskan kios tambal ban di Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 20.40 WIB.

Diduga, kebakaran dipicu percikan api yang menyambar bensin.

Enrico menjelaskan, menurut keterangan warga sekitar, saat itu Herber sedang menambal ban motor di depan kiosnya.

"Saat sedang memperbaiki motor di depan kiosnya, secara bersamaan ada orang yang juga membeli bensin di kios tambal ban itu," kata Enrico, Senin (5/4/2021).

"Diduga, ada korsleting pada alat yang digunakan oleh Pak Manulang, lalu terkena tumpahan bensin. Karena kios tersebut menjual bensin, api dengan cepat membesar dan melalap seisi kios," sambungnya.

Enrico mengatakan, seluruh barang yang ada di kios tersebut ludes terbakar.

Bahkan, ada sebuah mobil dan sebuah motor yang ikut hangus terbakar.

"Api dengan cepat membakar habis seisi kios. Akibatnya, satu unit mobil Toyota Kijang dan satu unit motor Suzuki Thunder hangus terbakar. Lalu satu unit mesin cuci dan satu unit oven juga ikut terbakar. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah," kata Enrico. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Baca berita Lampung Selatan lainnya

Penulis: Dominius Desmantri Barus
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved