Breaking News:

IB Darmajaya

Empat Mahasiswa IIB Darmajaya Bersihkan Sampah di Gunung Ratai Pesawaran

Empat mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya membersihkan jalur pendakian Gunung Ratai (1682 mdpl), Pesawaran Sabtu - Minggu, (3-4/

ist
Empat mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya membersihkan jalur pendakian Gunung Ratai (1682 mdpl), Pesawaran Sabtu - Minggu, (3-4/4/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Empat mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya membersihkan jalur pendakian Gunung Ratai (1682 mdpl), Pesawaran Sabtu - Minggu, (3-4/4/2021).

Empat mahasiswa tersebut yakni Aditya Apri Pratama, M. Idris Abdul Gani, Farhan, dan Fikri Auly. Keempatnya merupakan mahasiswa Prodi Manajemen kampus terbaik di Lampung dan tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Artala.

Aditya Apri Pratama mengatakan kegiatan pembersihan ini juga untuk memudahkan pendaki lainnya ketika akan melakukan pendakian. “Tujuan utamanya mau masang plang Asmaul Husna di seluruh Gunung Lampung. Supaya teman-teman (pendaki), bisa lebih mudah untuk naik ke puncak dan meminimalisir terjadinya kesasar,” ungkapnya.

Menurutnya, di Provinsi Lampung juga banyak gunung yang rimbun jalurnya dan tidak terlihat jelas. “Jadi UKM Artala sekalian mau merapikan jalur sekaligus membersihkan sampah yang ada di gunung itu sendiri,” tuturnya.

Adit –biasa dia disapa – menuturkan terdapat 101 plat dengan 99 plat tulisan Asmaul Husna diletakan pada jalur pendakian. “Ada 2 diletakan di arah puncak yang jarak 5,78 km kita mendaki dengan waktu kurang lebih 3 jam,” ujarnya.

Ia bersama ketiga temannya melakukan pemasangan plang dengan diikat di pohon dan pembersihan jalur dari sampah selama 2 hari. “Kalau bisa semua gunung Lampung yang belum ada tugu puncaknya, mau kita pasang juga,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Biro Kemahasiswaan IIB Darmajaya Dedi Putra, S.E., M.S.Akt., mengatakan kegiatan UKM Artala ini juga bagian dari pengabdian mereka sebagai mahasiswa dan pecinta alam. “Mereka memberikan tanda kepada rekan pendaki agar memudahkan untuk ke puncak dan membersihkan jalur dari sampah,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut, lanjut dia, tidak merusak alam dan menjaganya agar tetap asri. “Selama ini kegiatan yang dilakukan mahasiswa UKM Artala juga tidak hanya mendaki tetapi kegiatan sosial lainnya seperti dalam bencana alam gempa bumi beberapa waktu lalu,” tutupnya.(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved