Breaking News:

Bandar Lampung

Kisah 8 Buruh asal Sumedang Telantar, Kabur ke Bandar Lampung karena Upah 2 Bulan Tak Dibayar

Pasalnya, selama dua bulan bekerja di gudang pupuk kawasan Banyuasin, Sumatera Selatan, mereka tidak mendapatkan upah.

Tribunlampung.co.id / Joviter
Kasiwas Polresta Bandar Lampung AKP Mutajir berbincang dengan warga Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang telantar di Bandar Lampung, Selasa (6/4/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Delapan warga Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat telantar di Bandar Lampung, Selasa (6/4/2021) pagi.

Mereka mengaku datang dari Palembang, Sumatera Selatan.

Usut punya usut, ternyata kedelapan buruh bangunan itu menjadi korban penipuan oleh rekan kerjanya sendiri.

Pasalnya, selama dua bulan bekerja di gudang pupuk kawasan Banyuasin, Sumatera Selatan, mereka tidak mendapatkan upah.

Akhirnya mereka sepakat meninggalkan lokasi kerja dan berniat pulang kembali kampung halaman.

Namun karena tidak punya uang sepeser pun di tangan, mereka terpaksa mendatangi kantor Dinas Sosial Bandar Sumatera Selatan.

Setelah itu mereka diberi surat jalan dan difasilitasi menuju Bandar Lampung.

Perjuangan mereka pulang ke kampung halaman tak semulus yang dibayangkan.

Setiba di Bandar Lampung, mereka mengaku ditelantarkan.

Riswanto (53), salah satu pekerja, menuturkan, sambutan pegawai Dinas Sosial Provinsi Lampung tidak begitu hangat.

Halaman
1234
Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved