Breaking News:

Advertorial

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemkot Metro dengan BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung

Pemerintah Kota Metro melakukan penandatanganan kerjasama dengan BPJS cabang Bandar Lampung di kantor Walikota Metro.

Dokumentasi
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Pemkot Metro dengan BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota Metro melakukan penandatanganan kerjasama dengan BPJS cabang Bandar Lampung di kantor Walikota Metro.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh walikota Metro Dr. H. Wahdi S.Pog, Wakil Walikota Drs. H. Qomaru, Ma dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Widodo, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Metro Gustanto Achmad.

Perjanjian kerjasama ini terkait tentang perlindungan jaminan sosial tenaga kerja bagi kader posyandu balita Kota Metro yang berjumlah 940 orang.

Widodo selaku kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung mengatakan, pada kesempatan tersebut diserahkan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi kepesertaan program Jamsostek, sekaligus memberikan sosialisasi singkat tentang Inpres tersebut yang diikuti oleh beberapa kepala OPD terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, Ketua Bapeda dan lain lain.

Walikota menyambut baik terbitnya Inpres tersebut dan meminta jajarannya untuk menghitung sesuai dengan kemampuan anggaran, sehingga seluruh pekerja yang mendapatkan insentif dari APBD dipastikan mendapatkan perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Perlu diketahui untuk Kota Metro sudah terdaftar sebanyak 3.699 orang pekerja Non ASN yang terlindungi program Jamsostek dan masih banyak potensi pekerja Non ASN yang belum didaftarkan seperti Guru Honor, Marbot Masjid, Guru Ngaji dan lain lain dengan jumlah cukup banyak, dan ini ia juga menambahkan menjadi prioritas untuk mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Untuk itu diminta OPD terkait untuk menghitung berapa besarnya iuran yang harus dibayar setahun, sehingga bisa dialokasikan pada anggaran sesuai dengan kemampuan daerah.

Diwaktu yang sama Walikota Metro juga mengucapkan terima kasih atas santunan kematian yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada salah satu ahli waris dimana suaminya bekerja sebagai Ketua RT sekaligus tenaga kerja kontrak di RS Islam Metro mengalami musibah meninggal dunia.

Santunan yang diberikan sebesar Rp. 77.600.000 (berupa Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua). Nilai uang tersebut memang tidak bisa mengganti hilangnya /berpulangnya suami tercinta, namun setidaknya ada amanah dari almarhum untuk kelangsungan kehidupan keluarga yang ditinggalkan, untuk itu diharapkan santunan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik baiknya.

Yang terdaftar sebagai pengurus rt/rw yang sudah lebih dulu di daftarkan oleh pemerintah kota Metro sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak oktober 2018 (brb).

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved