Berita Nasional

Singgung Soal Konflik, AHY Sampai Ajak Moeldoko Ngopi Bareng Bila Ingin Lebih Tahu Partai Demokrat

Baru-baru ini Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menyinggung Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Editor: Teguh Prasetyo
Instagram/Kompas.com
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ngajak ngopi Moeldoko 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Baru-baru ini Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menyinggung Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

AHY menyebut bahwa pihaknya mempersilakan jika Moeldoko ingin bertemu.

Jika bertemu nanti, AHY mengaku tak keberatan apabila Moeldoko ingin mengetahui lebih banyak tentang partai yang ia pimpin itu.

Baca juga: Annisa Pohan Kenang Momen Dilamar Agus Harimurti Yudhoyono 16 Tahun Silam

Baca juga: Agus Harimurti Yudhoyono Keluarkan Pernyataan Mengejutkan, Lima Orang Dalangi Kudeta Partai Demokrat

"Saya dari awal mengatakan, kalau Pak Moeldoko ingin tahu lebih banyak tentang Partai Demokrat boleh kita ngopi-ngopi," ujar AHY, dalam program Satu Meja The Forum, Kompas TV, Rabu (7/4/2021) dikutip dari Kompas.com.

"Artinya ngopi-ngopi yang benar, jangan ngomongin KLB, jangan ngomongin perampasan partai politik," kata AHY.

Dalam kesempatan itu, AHY menanggapi tudingan Moeldoko soal pergeseran ideologi di Partai Demokrat. AHY menilai tudingan itu sebagai pernyataan politik yang frustasi.

"Karena kebingungan, mencari alasan pembenaran bagi dirinya untuk mengambil alih, merampok, merampas kedaulatan Partai Demokrat," tutur dia.

Selain itu, AHY juga menyoroti alasan Moeldoko terlibat dalam upaya pengambilalihan Demokrat yang berubah-ubah.

AHY menyebut narasi yang dilontarkan Moeldoko tidak didasarkan pada nalar.

"Karena sejak awal bergeser-geser narasinya. Sangat sulit dinalar, jadi di luar akal sehat dan mudah dipatahkan," ungkap AHY.

Sebelumnya Moeldoko sempat mengungkapkan beberapa alasan dirinya bersedia menerima jabatan ketua umum saat kongres luar biasa (KLB) yang mengatasnamakan Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Moeldoko mengatakan dipilih untuk menyelesaikan kekisruhan di Partai Demokrat. Mantan Panglima TNI itu juga menyebut ada pergeseran ideologi partai.

Maka, ia mengambil keputusan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang untuk menyelamatkan partai dan demokrasi di Indonesia.

Baca juga: Reaksi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ketika Prabowo Subianto Abaikan Saran Partai Demokrat

Baca juga: Saran Demokrat Diabaikan Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Buka Suara Soal Koalisi

Semakin Solid

Sempat terjadi kegaduhan di tubuh Partai Demokrat dengan terselenggaranya kongres luar biasa atau KLB kubu Moeldoko di Deli Serdang, Sumatera Utara, kini suhu politik menurun tensinya.

Apalagi setelah Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM telah menolak mengesahkan hasil KLB Deli Serdang, menempatkan posisi Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokratsemakin di atas angin.  

AHY menegaskan, prahara yang terjadi di tubuh partainya membuat kader di seluruh Indonesia semakin solid.

"Adanya situasi yang terjadi kemarin membuat pimpinan partai sering berkoordinasi dan berkonsolid

(*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul AHY: Kalau Pak Moeldoko Ingin Tahu Lebih Banyak Tentang Partai Demokrat Boleh Kita Ngopi-ngopi

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved