Breaking News:

Bandar Lampung

BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Angin Kencang hingga Tanah Longsor di Wilayah Lampung Bagian Tengah

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Raden Intan II Lampung Kukuh Rudibiyanto Lampung mengimbau masyarkat untuk waspada cuaca ekstrem.

Dokumentasi BMKG
BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Angin Kencang hingga Tanah Longsor di Wilayah Lampung Bagian Tengah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Raden Intan II Lampung Kukuh Rudibiyanto Lampung mengimbau masyarkat untuk waspada cuaca ekstrem, angin kencang hingga tanah longsor berpotensi terjadi di wilayah Lampung Bagian Tengah, Jumat (9/4/2021).

Rudi mengatakan angin kencang juga petir berpotensi terjadi di daerah Lampung yang memiliki lereng-lereng perbukitan.

"Dari data yang saya peroleh cuaca ekstrem berpotensi di wilayah Lampung Bagian Tengah dan berpotensi terjadi di sepanjang lereng Bukit Barisan. Potensi cuaca ekstream itu berupa angin kencang, petir juga tanah longsor," kata Rudi.

Rudi mengatakan bulan ini merupakan masa transisi antara musim hujan menuju musim kemarau, karena memasuki Mei hingga Juni sudah masuk musim kemarau.

"Pada masa transisi seperti sekarang ini biasanya masih berpotensi cuaca ekstream seperti angin kencang, petir hingga tanah longsor. Salah satunya angin puting beliung yang terjadi di Tegineneng kemarin," kata Rudi.

"Cuaca ekstream dapat menyebabkan awan Cumulonimbus. Terbentuknya awan ini disebabkan oleh kondisi udara yang hangat juga lembab. Efek rumah kaca menyebabkan udara yang hangat sehingga terciptanya awan ini," sambungnya.

Rudi mengatakan dampak dari awan cumulonimbus ini biasanya akan menyebabkan berbagai bencana hidrometeorologi yaitu banjir bandang, badai petir, dan curah hujan yang tinggi.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama masyarakat yang tinggal di daerah lereng gunung. Karena cuaca ekstream bisa muncul dimana saja," kata Rudi.

"Kami tidak bisa menentukan daerah-daerahmana saja yang berpotensi terjadi becanca, kami hanya bisa memprediksinya. Masyarakat juga dituntut update informasi terkait info cuaca terkini, supaya dapat melakukan langkah antisipasi saat bencana datang," tutupnya

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Baca berita BMKG Lampung lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved