Breaking News:

Lampung Selatan

Penjelasan BMKG Lampung soal Fenomena Hujan Es di Natar Lampung Selatan

Kepala BMKG Raden Intan II Lampung Kukuh Rudibiyanto mengatakan hujan es yang terjadi di Natar, Lampung Selatan merupakan pengaruh musim transisi.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi warga
Hujan es di Natar Lampung Selatan. Penjelasan BMKG Lampung soal Fenomena Hujan Es di Natar Lampung Selatan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Raden Intan II Lampung Kukuh Rudibiyanto mengatakan hujan es yang terjadi di Sumbersari, Kelurahan Mandah, Kecamatan Natar, Lampung Selatan merupakan pengaruh dari musim transisi hujan-kemarau, dimana terbentuknya awan Kumulonimbus, (13/4/2021).

Kukuh Rudibiyanto megatakan beberapa kejadian cuaca ekstrem di Indonesia khususnya di Lampung merupakan pengaruh dari musim transisi, dimana terbentuknya awan Kumulonimbus.

"Puncak dari awan kumulonimbus ini adalah hujan es. Hujan es terbentuk melalui kondensasi uap air lewat pendinginan di atmosfer pada lapisan di atas titik beku (freezing level) 0 derajat Celsius," kata Kukuh.

"Kukuh mengatakan hujan es biasa disebut juga hail, yaitu presipitasi yang terdiri dari bola-bola es," sambungnya.

Kukuh mengatakan hujan es bisa terjadi di negara subtropis dan ekuator.

"Hujan es bisa terjadi di negara subtropis seperti negara-negara di benua Austaralia dan negara-negara di benua Amerika. Hujan es juga bisa terjadi di daerah ekuator yang bersuhu tropis seperti di Indonesia," kata Kukuh.

"Ukuran butiran-butiran es di negara subtropis bisa seukuran bola kasti. Namun butiran-butiran es yang terjadi di negara ekuator hanya seukuran biji kelereng," sambungnya.

Kukuh mengatakan hal itu terjadi karena suhu udara di tropis lebih panas dibandingkan suhu di daerah subtropis.

"Di daerah ekuator atau daerah tropis butiran-butiran es tersebut terbakar terlebih dahulu sebelum sampai ke tanah. Sehingga ukurannya menyusut," tutupnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Baca berita Fenomena Hujan Deras Disertai Es lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved