Breaking News:

Berita Nasional

Wanita yang Terbukti Berzina Batal Dicambuk 100 Kali karena Baru Melahirkan

Wanita asal Lhokseumawe akan dicambuk setelah 120 hari atau tiga bulan setelah melahirkan.

(KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO)
Ilustrasi - Terpidana cambuk warga Kota Lhokseumawe di Stadion Tunas bangsa, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (6/4/2021).(KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kasus perbuatan jarimah zina di Lhokseumawe, Aceh.

Terpidana wanita berinisial RS sedianya dihukum cambuk 100 kali .

Namun rencana itu batal karena baru saja melahirkan.

Wanita asal Lhokseumawe akan dicambuk setelah 120 hari atau tiga bulan setelah melahirkan.

Hal itu diungkapkan Kasubsi Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Muhammad Doni Siddik, dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

“RS atas surat dokter baru bisa dicambuk 120 hari setelah melahirkan.

Pada 1 April 2021 lalu dia baru melahirkan,” Doni.

Menurut Doni, RS akan dijadwalkan tersendiri untuk mendapat ekskusi cambuk.

Wanita ini dinyatakan sah dan meyakinkan melakukan perbuatan jarimah zina.

Sebelumnya, tiga terpidana kasus perzinahan, ZU, RIM dan LT, masing-masing dihukum cambuk oleh Kejaksaan Negeri Lhokseumawe di Stadion Tunas Bangsa, Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (6/4/2021).

Halaman
12
Editor: taryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved