Breaking News:

Kecelakaan di Lampung Utara

Sebelum Tewas Tertabrak Kereta di Kotabumi, Korban David Sempat Coba Mengakhiri Hidup

Dedi menyebutkan, sebelum meninggal korban memang sempat akan mengakhiri hidupnya.

Tribunlampung.co.id/Anung
Jenazah korban David Markowi. Sebelum Tewas Tertabrak Kereta di Kotabumi, Korban David Sempat Coba Mengakhiri Hidup 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Dedi kakak korban tewas tertabrak kereta api di Kotabumi mengaku, sebelum meninggal dirinya tidak mempunyai firasat atau perasaan yang janggal terhadap David, adiknya.

“Gak ada firasat sama sekali,” ujarnya, saat ditemui di RSUD Ryacudu Kotabumi, Jumat 16 April 2021.

Ia menyebut, sebelum meninggal korban memang sempat akan mengakhiri hidupnya dengan masuk ke dalam sumur.

Tapi hal itu tidak terjadi lantaran diketahui orangtuanya.

“Dia mungkin depresi karena sakit yang dialami tak kunjung sembuh,” kata Dia.

Dalam sehari-hari, ia tinggal bersama dengan orangtuanya.

Bahkan korban dikenal gaul di lingkungan sekitar rumahnya.

“Anaknya sering nongkrong dengan kawan-kawan. Juga baik di mata kami kakak kakaknya,” ujarnya.

Diketahui, David Markowi (29) warga Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, Lampung Utara ditemukan tewas di pinggir rel kereta api.

Korban diduga tertabrak kereta api Kuala stabas dari arah Palembang menuju Bandar Lampung. 

( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Baca berita Kecelakaan di Lampung Utara lainnya

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved