Breaking News:

Tawuran di Bandar Lampung

Polisi Cari Otak Pengirim Pesan Ajakan Tawuran Perang Sarung yang Dikirim Melalui Jejaring Sosial

Para remaja yang terlibat tawuran tersebut diajak oleh temannya melalui pesan berantai yang dikirimkan dari media sosial.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Domi
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito. Polisi Cari Otak Pengirim Pesan Ajakan Tawuran Perang Sarung yang Dikirim Melalui Jejaring Sosial 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan dalam aksi tawuran perang sarung tadi malam dirinya melihat ada modus baru pada aksi tersebut.

Para remaja yang terlibat tawuran tersebut diajak oleh temannya melalui pesan berantai yang dikirimkan dari media sosial.

Sebelumnya puluhan remaja diamankan di Polsek Sukarame karena terlibat aksi tawuran di Jalan Soekarno-Hatta, Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Lampung tepatnya di depan SMA 5 Bandar Lampung, Jumat (16/4/2021) pukul 23.00 WIB.

Kompol Waristo menerangkan beberapa remaja mengaku hanya diajak oleh temannya.

"Setelah pulang dari Salat Tarawih di Masjid saya diajak teman saya untuk menonton tawuran perang sarung. Saya mendapat informasi itu dari pesan singkat yang dikirim melalui DM Instagram," kata Waristo mengikuti perkataan remaja yang terlibat tawuran.

"Saya juga tidak tahu pesan itu datang darimana saya hanya dikirimkan oleh teman saya bernama Agus. Lalu saya datang ke lokasi malam itu, sambungnya.

Kompol Warsito mengatakan dirinya masih mencari otak atau dalang dari aksi tawuran tersebut.

"Kami masih mencari otak dari pengirim pesan tersebut. Karena para remaja itu mengaku mereka hanya diajak oleh temannya melalui jejaring sosial. Ketika mereka ditanya mendapat informasi tentang tawuran itu dari siapa, mereka menutup mulut rapat-rapat. Seakan merek sedang menyembunyikan sesuatu," kata Warsito.

"Para remaja yang terlibat pada aksi tawuran perang sarung tersebut sudah diperbolehkan pulang asalkan sudah ada pihak keluarga yang menjemput mereka. Dan pihak keluarga dari para remaja itu harus memberikan jaminan supaya remaja tersebut tidak terlibat aksi serupa," kata Warsito.

Pihaknya mengatakn akan menggelar operasi setiap hari untuk memberikan rasa aman kepada warga. Terutama saat bulan Ramadhan ini.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Baca berita Tawuran di Bandar Lampung lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved