Breaking News:

Tulangbawang Barat

Cerita Gadis 27 Tahun Asal Bengkulu, Rela Lepas Pekerjaan di Bangkok Demi Tulangbawang Barat

Renti Rosmalis rela melepas pekerjaan tempatnya meniti karir, di Bangkok, demi mengabdikan diri pada dunia pendidikan di Tulangbawang Barat (Tubaba).

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain
Renti Rosmalis saat bersama pendamping guru lainnya. Renti Rosmalis rela melepas pekerjaan tempatnya meniti karir, di Bangkok, demi mengabdikan diri pada dunia pendidikan di Tulangbawang Barat (Tubaba). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Renti Rosmalis rela melepas pekerjaan tempatnya meniti karir, di Bangkok, demi mengabdikan diri pada dunia pendidikan di Tulangbawang Barat (Tubaba).

Sudah tujuh bulan belakangan, wanita asal Bengkulu ini mengabdi di Tubaba sebagai koordinator pendamping guru, Penggerak Nenemo, untuk program Tubaba Cerdas.

Di Bangkok, Renti bekerja di satu perusahaan telecommerce yang bergerak di bidang digital community operation.

Rupanya, bukan hanya keunikan sejumlah landmark yang membuat orang tertarik untuk datang ke Tubaba.

Namun keberadaan program Tubaba Cerdas juga menarik para penggiat pendidikan untuk datang mengabdi ke Tubaba.

Gadis 27 tahun ini termotivasi untuk mengabdi ke Tubaba lantaran program Tubaba Cerdas dinilai punya misi mencerdaskan kehidupan bangsa.

Program ini selaras dengan program Indonesia Mengajar (IM) yang dulu dia ikut terjun didalamnya.

Tubaba Cerdas konsern membangun sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan formal dan non formal.

Mulai tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama.

Pembangunan manusia tersebut mengarah kepada membentuk kepribadian yang memiliki sifat Nemen (kerja keras), Nedes (tahan uji), Nerimo (bersyukur), kesederhanaan, dan kelestarian bumi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved