Breaking News:

UM Metro

Dosen FEB UM Metro Gelar Pelatihan Online di Kampung Pujokerto

Dosen D3 Perbankan dan Keuangan FEB UM Metro melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Kiat Sukses Maksimalisasi Kinerja UMKM di Masa Pandem

ist
Dosen D3 Perbankan dan Keuangan FEB UM Metro melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Kiat Sukses Maksimalisasi Kinerja UMKM di Masa Pandemi Covid 19”. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PUJOKERTO - PDosen D3 Perbankan dan Keuangan FEB UM Metro melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Kiat Sukses Maksimalisasi Kinerja UMKM di Masa Pandemi Covid 19”. Dalam kesempatan ini, target yang dituju adalah Kelompok Pembudidaya Perikanan (Pokdakan) Srimuyo Mina Sejahtera (Srinara), Rabu (31/3/2021).

Pokdakan Srinara merupakan salah satu kelompok yang dibentuk dan dibina oleh Tim KKN PPN FEB UM Metro tahun 2018.Kelompok yang beranggotakan pemuda dan pemudi Dusun Srimulyo Kampung Pujokerto Kecamatan Trimurjo ini tengah mengalami kendala pasca pandemic, karena menurunnya daya beli masyarakat khususnya pada produk perikanan, sehingga mengakibatkan penurunan harga.

Oleh karena itu, melalui pengabdian ini, tim dari D3 D3 Perbankan dan Keuangan FEB UM Metro ini memberikan workshop kewirausahaan dan Fintech serta pelatihan maksimalisasi Toko Online.

Sebagai pembuka, dikarenakan kondisi bisnis perikanan yang sedang lesu akibat pandemi, Andiana Rosid S.E., M.M memberikan workshop kewirausahaan untuk meningkatkan kemampuan menganalisis dan mengambil peluang bisnis. 

Dosen dan praktisi bisnis inimemaparkan bahwa jika satu produk mengalami kelesuan akibat faktor lingkungan eksternal yang tidak mungkin dikendalikan, maka pelaku bisnis harus berupaya untuk tetap survive dengan mencari peluang dan  memasarkan produk yang baru yang mungkin tersedia di sekitar kita.

oleh Andi, Karnila Ali B.BUS., M.P.A, untuk memberikan pemaparan tentang layanan keuangan berbasis teknologi atau Fintech yang merupakan sarana utama dalam mengoperasikan toko online
oleh Andi, Karnila Ali B.BUS., M.P.A, untuk memberikan pemaparan tentang layanan keuangan berbasis teknologi atau Fintech yang merupakan sarana utama dalam mengoperasikan toko online (ist)

Dalam workshop ini dicontohkan,  “daun sirsak, batang ketela, bahkan batu kali sekalipun laku dijual, asalkan tahu cara menjualnya,” tutur Andi. Menurutnya, untuk meningkatkan jangkauan pasar yang lebih luas, toko online adalah salah satu sarana yang paling tepat dan murah untuk era digital saat ini.

Menyambung materi yang disampaikan oleh Andi, Karnila Ali B.BUS., M.P.A, untuk memberikan pemaparan tentang layanan keuangan berbasis teknologi atau Fintech yang merupakan sarana utama dalam mengoperasikan toko online.

Dalam kesempatan ini Karnila memberikan penjelasan tentang beberapa layanan keuangan yang terkoneksi dan biasa digunakan dalammengoperasikan toko online. Hal ini dirasa perlu dijelaskan karena beberapa konsumen di perkotaan telah menggunakan “dompet digital” dari penyedia jasa keuangan pihak ketiga seperti OVO, dompetku, gopay, sebagai alat pembayaran.

Terakhir, Jati Imantoro, S.E., M.Sy bertindak sebagai tutor dalam pembuatan dan maksimalisasi toko online kepada 10 anggota Pokdakan Srinara, dan Shopee digunakan sebagai platform dalam pelatihan.

Jati Imantoro, S.E., M.Sy bertindak sebagai tutor dalam pembuatan dan maksimalisasi toko online kepada 10 anggota Pokdakan Srinara, dan Shopee digunakan sebagai platform dalam pelatihan.
Jati Imantoro, S.E., M.Sy bertindak sebagai tutor dalam pembuatan dan maksimalisasi toko online kepada 10 anggota Pokdakan Srinara, dan Shopee digunakan sebagai platform dalam pelatihan. (ist)

Dosen sekaligus praktisi toko online ini memberikan pemaparan beberapa model bisnis toko online baik berupa direct seller atau dropshiper, kelebihan dan kekurangannya.

Dalam pelatihan ini Jati memberikan kiat-kiat memaksimalkan toko online mulai dari tampilan toko dan produk, pemilihan kata kunci, hingga memberikan biaya iklan bagi masing-masing peserta.

Mengakhiri pelatihan ini, Jati menyatakan kesiapannya untuk memberikan konsultasi lanjutan bagi anggota Pokdakan Srinara.

Fitriani S.E., M.M selaku Kaprodi D3 Perbankan dan Keuangan FEB UM Metro melakukan MoU dengan Pokdakan Srinara
Fitriani S.E., M.M selaku Kaprodi D3 Perbankan dan Keuangan FEB UM Metro melakukan MoU dengan Pokdakan Srinara (ist)

“Bagi peserta yang ingin konsultasi lebih dalam terkait maksimalisasi toko online, bisa menemui saya di Study club e-marketing, Gedung C lantai 3 FEB UM Metro”, tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Fitriani S.E., M.M selaku Kaprodi D3 Perbankan dan Keuangan FEB UM Metro melakukan MoU dengan Pokdakan Srinara.  Tujuan dari MoU ini adalah agar keduabelah pihak dapat menjalin kerjasama dalam bidang penelitian dan pengabdian, dan upaya meningkatkan kesejahteraan kelompok di masa yang akan datang. (*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved