Breaking News:

Tulangbawang Barat

Kisah Pendamping Guru Penggerak Nenemo Tubaba Cerdas, Renti Rela Lepas Karir di Bangkok

Renti rela melepaskan pekerjaannya di sebuah perusahaan di Bangkok, demi mengabdi pada dunia pendidikan di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Tribunlampung.co.id/Endra
Renti Rosmalis saat bersama pendamping guru lainnya. Kisah Pendamping Guru Penggerak Nenemo Tubaba Cerdas, Renti Rela Lepas Karir di Bangkok 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Kisah Renti Rosmalis cukup menginspirasi masyarakat.

Pasalnya, ia rela melepaskan pekerjaannya di sebuah perusahaan di Bangkok, demi mengabdi pada dunia pendidikan di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Ia menjadi koordinator pendamping guru Penggerak Nenemo untuk program Tubaba Cerdas.

Saat di Bangkok, Renti bekerja di sebuah perusahaan telecommerce yang bergerak di bidang digital community operation.

Ia kemudian mengetahui adanya program Tubaba Cerdas dan mencoba mendaftar sampai akhirnya diterima tujuh bulan lalu.

Sebelum kerja di Bangkok, Renti pernah ikut program Indonesia Mengajar selama satu tahun.

Waktu itu ia ditempatkan di Maluku Barat Daya. Renti mengaku memiliki ketertarikan kepada dunia pendidikan.

"Karena itu dulu saya ikut program Indonesia Mengajar dan saya menilai Tubaba Cerdas ini selarang dengan program Indonesia Mengajar (IM) yang misinya mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu kenapa saya tertarik datang dan mengabdi di sini," ceritanya kepada Tribunlampung.co.id Jumat (16/4/2021) lalu.

Menurutnya, Tubaba Cerdas konsen membangun sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan formal dan nonformal mulai tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama.

Pembangunan manusia tersebut mengarah kepada pembentukan kepribadian yang memiliki sifat Nemen (kerja keras), Nedes (tahan uji), Nerimo (bersyukur), kesederhanaan, dan kelestarian bumi.

Halaman
1234
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved