Breaking News:

Pencabulan di Metro

Cabuli Gadis 15 Tahun di Indekos, Remaja Metro Terancam 15 Tahun Penjara

NAP (16), tersangka dugaan persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur, terancam 15 tahun kurungan penjara.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. NAP (16), tersangka dugaan persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur, terancam 15 tahun kurungan penjara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - NAP (16), tersangka dugaan persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur, terancam 15 tahun kurungan penjara.

Kasat Reskrim Polres Metro AKP Andri Gustami menjelaskan, pelaku dibidik pasal 81 dan 82 UU No 17 Tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 Perubahan Kedua UURI No 23 Tahun 2002 Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang.

"Jadi pelaku juga masih di bawah umur. Tapi kita tetap mengacu pasal 81 dan 82 dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara," ujarnya, Rabu (21/4/2021).

Ia menambahkan, selain tersangka, pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, handphone tersangka, dan hasil visum korban.

Seorang remaja di Metro menggunakan segala cara untuk bisa melakukan perbuatan bejatnya.

Modus yang digunakan remaja berinisial NAP (16) itu adalah dengan cara bujuk rayu.

"Jadi dengan cara bujuk rayu, tersangka mengajak korban yang masih berusia 15 tahun ke kosannya. Setelah di sana, baru NAP melancarkan aksi menyetubuhi dan mencabuli korban" kata Kasat Reskrim Polres Metro AKP Andri Gustami, Rabu (21/4/2021).

Dijelaskannya, setelah menerima laporan orangtua korban, polisi melakukan pencarian ke indekos pelaku.

Namun NAP sudah melarikan diri hingga akhirnya ditangkap pada 20 April 2021.

"Setelah hampir dua minggu menghilang, akhirnya pelaku kita ketahui bersembunyi di rumah neneknya di Metro Barat. Kita tangkap semalam, 20 April 2021 sekitar pukul 21.30 WIB," tuntasnya.

Halaman
12
Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved